Connect with us

Kabupaten Banjar

THR dan Gaji 13 ASN Banjar Dicairkan Berdekatan

Diterbitkan

pada

Kepala BPKAD Banjar, Zulyadaini Foto : dok kanalkalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Kabar gembira untuk Aparatur Negri Sipil (ASN) di Kabupaten Banjar, pasalnya gaji ke-13 dan THR akan dibagikan dalam waktu yang berdekatan.

Presiden Jokowi, sudah meneken Peraturan Pemerintah tentang pemberian gaji, pensiun, atau tunjangan ketiga belas kepada PNS, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan penerima pensiun atau tunjangan (PP Nomor 35 Tahun 2019) pada 6 Mei 2019 lalu, tapi pencairan ini, dikhawatirkan tidak bisa tepat waktu pada Ramadhan ini.

Lantaran dalam teknis pemberian disebutkan teknis pemberian gaji, pensiun, atau tunjangan ke-13 yang bersumber dari APBN diatur dengan Peraturan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan.

Sementara ketentuan lebih lanjut mengenai teknis pemberian gaji, pensiun, atau tunjangan ketiga belas yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) diatur dengan Peraturan Daerah (Perda).

Kepala BPKAD Banjar, Zulyadaini mengatakan, terkait hal itu ada yang menafsirkan Perda dimaksud Perda APBD, artinya pihaknya termasuk daerah yang sudah memuat THR dan gaji 13, seperti dimaksud dalam Perda APBD 2019. .

Pemkab Banjar sendiri, dikatakan Zul -sapaan akrabnya-, sudah menganggarkan untuk keperluan THR dan gaji 13 dalam APBD 2019. Pembagian gaji 13 sesuai Peraturan Pemerintah, rencananya pembayaran antara 22 Mei sampai dengan 24 Mei 2019.

“Tetapi untuk hal teknis yang dimaksud ada hal yang ditunggu dari Kemendagri untuk teknis pelaksanaannya. Sementara ini infonya ada rapat di tingkat kementerian untuk memperjelas hal ini, dalam waktu dekat daerah akan diinfokan rumusannya,” katanya.

Sementara itu Penjabat Sekda Banjar, IGN Yudiana mengatakan, tentang THR sudah diatur dalam Perda APBD 2019, pihaknya sudah mengantisipasi sebelumnya.

“Terkait PP Nomor 35 tahun 2019, tidak mempengaruhi pencairan di Kabupaten Banjar, yang rencananya 10 hari sebelum lebaran sudah dibayarkan,” ujarnya singkat. (rendy)

Reporter:Rendy
Editor:Bie

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Kabupaten Banjar

Panwascam Gambut Temukan Orang Meninggal jadi Tim Pendukung Cabup Banjar

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Panwascam Gambut sedang melakukan verifikasi faktual dukungan calon independen di Pilkada Banjar. Foto: Putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM- MARTAPURA – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Gambut temukan bukti dukungan palsu dalam tahapan verifikasi faktual yang berlangsung 29 Juni-2 12 Juli 2020. Berbagai temuan aneh pun dijumpai di lapangan, salah satunya dukungan dari orang yang sudah meninggal.

Hal ini disampaikan Ketua Panwascam Gambut, Fahmi Ridlani kepada Kanalkalimantan.com, disela melaksanakan verifikasi faktual, Senin (6/7/2020). “Hampir setiap desa kami temukan adanya kasus pemalsuan dukungan,” paparnya.

Di antara yang unik yang dijumpai Panwascam Gambut, menemukan bukti dukungan pasangan calon perseorangan dalam Pilkada 2020 dari orang yang sudah meninggal yang ada di Desa Kladan Baru. Ada 2 bukti dukungan dari orang yang sudah meninggal.

“Penemuan lainnya ada aparatur desa yang seharusnya netral dan independen, akan tetapi dijadikan sebagai dukungan suara dalam oleh kandidat,” ungkapnya.

Sementara terkait masayarakat yang tidak mengiyakan dukungan, tidak diterhitung dalam tahapan verifikasi faktual. Selebihnya yang bersangkutan akan diminta surat pernyataan tidak mendukung calon perosorangan.

Lain lagi yang dialami anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Gambut, dalam tahapan verifikasi faktual. Adalah Masrani (29), petugas Bawaslu yang diusir warga saat melaksanakan tahapan berifikasi faktual. “Saya dikira sebagai tim Bantuan Langsung Tunai (BLT), alasan warga mengusir adalah warga kesal tidak dapat dana BLT,” paparnya.

Dari hasil verifikasi sementara, saat ini terhitung 3.964 dukungan yang memenuhi syarat ( MS) dan yang tidak memenuhi syarat dalam dukungan (TMS) sebanyak 1.448. “Ini data sementara tim PPKD dan ada lagi data yang belum dikirimkan dari dari tim PPKD lainya di berbagai Desa dari jumlah 11.000 lebih dukungan suara di wilayah Gambut,“ paparnya.(Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Hasil Test Swab 5 Orang PPKD dan Panwascam Gambut Negatif Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ketua Panwascam Gambut menyampaikan anggotanya negatif Covid-19. Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Sebanyak lima jajaran petugas Bawaslu Banjar di tingkat kecamatan (Panwascam) di Gambut dan Panitia Pengawas Kelurahan/Desa (PPKD) yang sebelumnya reaktif Covid-19, dari hasil tes Swab terakhirnya dinyatakan negatif. Sehingga mereka kembali aktif menjalankan tugas pengawasan di posisinya masing-masing.

Sebelumnya, hasil rapid test Covid-19 yang dilaksanakan 22-23 Juni lalu di Bawaslu Banjar, sebanyak 5 orang dinyatakan reaktif untuk di wilayah Gambut. Menindaklanjuti hal tersebut, Ketua Bawaslu Fajeri Tamjidillah mengambil langkah karantina selama 14 hari dan melakukan tes Swab kepada 1 anggota dari Panwascam Gambut dan 4 PPKD. Dan hasilnya, mereka semua dinyatakan negatif Covid-19.

Hal ini benarkan oleh Ketua Panwascam Gambut Fahmi Ridlani. Ia mengatakan, lima orang ini sudah dilakukan swab dan hasilnya negatif. “Untuk ke 5 orang ini sudah di intruksikan bertugas kembali hari ini,” terangnya.

Keempat PPKD yang sebelumnya menjalani karantina dan swab ini berasal dari Desa Tambak Sirang Baru , Desa Tatah Hanyar, Desa Makmur, dan Desa Kayu Bawang. Saat ini Panwascam Gambut yang beranggota 3 orang dan 14 orang dari PPKD di setiap desa, sudah menjalanjan tugas masing-masing dalam tahapan verivikasi faktual.

“Kita harapkan kawan- kawan dari anggota Panwascam dan PPKD agar selalu tetap menjaga kesehatan dan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” paparnya.(Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Banjar

Lagi Mengelas, Mobil Kijang Terbakar di Sekumpul Ujung

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Mobil Kijang ludes terbakar di jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung, Sabtu (4/7/2020). foto: wahyu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Sebuah mobil Toyota Kijang terbakar di sebuah bengkel, jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung, Kecamatan Martapura, Sabtu (4/7/2020) sekitar pukul 11:30 siang.

Api yang membakar mobil Kijang dengan nopol DA 7003 TC itu sontak membuat warga jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung kaget. Warga spontan langsung mengambil ember berisi air untuk memadakan api yang membakar mobil itu.

Diduga mobil Toyota Kijang yang terbakar akibat terkena percikan api las. Sekadar diketahui mobil Kijang itu sedang diperbaiki oleh pemilik bengkel.

Mobil Kijang ludes terbakar di jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung, Sabtu (4/7/2020). foto: wahyu

Angga (30), pemilik bengkel Papi Motor kepada Kanalkalimantan.com mengaku, saat ia sedang mengerjakan pengelasan bagian spakbor belakang mobil diduga secara tidak sengaja percikan api mengenai bagian lantai di dalam mobil. Diduga  di dalam lantai mobil Kijang tersebut terdapat benda yang mudah terbakar.

“Api langsung melebar membakar bagian dalam mobil, beruntung api tidak kena tanki bensin,” ujar Angga.

Mobil Kijang ludes terbakar di jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung, Sabtu (4/7/2020). foto: wahyu

Sementara itu, Roni (25) mengaku syok ketika melihat mobil milik ayahnya yang sedang diperbaiki ludes dilahap api.

“Itu mobil milik ayah saya, mobil itu saya bawa ke bengkel untuk diperbaiki bagian belakangnya,”aku Roni.  Ia kaget mendengar kabar kalau mobil ayahnya terbakar di bengkel.

Semua kursi, baik dua kusri di bagian kabin depan hingga kursi penumpang di belakang tak bersisa, hanya besi bagian dalam jok mobil Toyota Kijang tersebut yang nampak menyembul. Sementara kulit jok kursi beserta busa pelapis meleleh dimakan api.

Persitiwa kebakaran jelang shalat Zuhur ini kontan saja membuat sejumlah Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di kota Martapura berdatangan.

Hanya selang 5 menit sejumlah Barisan Pemadam Kebakaran di Kabupaten Banjar tiba di TKP, untuk memadakam api yang sedang membakar mobil itu.

Tidak perlu waktu lama anggota BPK mampu memadamkan api , kurang dari 20 menit api sudah berhasil dikuasasi. Sedikitnya ada sekitar 15 unit armada BPK yang datang ke TKP.

Mobil Kijang ludes terbakar di jalan Pendidikan, Sekumpul Ujung, Sabtu (4/7/2020). foto: wahyu

Arif 04, anggota BPK Pertama Biru kepada Kanalkalimantan mengatakan, mendapat informasi terbakarnya sebuah mobil melalui perangkat handy talkie di Frekuensi 14.690. Mendengar adanya informasi terbakarnya sebuah mobil di jalan Pendidikan Sekumpul Ujung berdekatn SMK 1 Martapura mereka langsung melucur.

“Kebetulan juga lokasi terbakarnya mobil ini tidak jauh dengan Posko BPK Permata Biru,” ujarnya. (kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : wahyu
Editor : bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->