Connect with us

Hukum

Tim Jaksa Eksekutor Kembalikan Kerugian Negara Rp 100 Juta dari Kasus Korupsi Balittra

Diterbitkan

pada

Tim Jaksa Eksekutor Kembalikan Kerugian Negara Rp 100 Juta dari Kasus Korupsi Balittra Tim jaksa eksekutor berhasil kembalikan kerugian negara sebesar Rp 100 juta dari kasus Korupsi di Balittra Banjarbaru. Foto: Rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Untuk kali ketiga, tim jaksa eksekutor Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru, kembali menyetorkan uang denda sebesar Rp 100 juta dari terpidana DA dan MN, dalam perkara tindak pidana korupsi di Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra) Banjarbaru.

Sebelumnya tim jaksa eksekutor telah menyetorkan uang rampasan sebesar Rp 80 juta, pembayaran uang pengganti dan denda dari terpidana SF sebesar Rp 268 juta lebih. Serta pembayaran denda sebesar Rp 50 juta dari terpidana MN dan pembayaran uang denda sebesar Rp 50 juta dari terpidana DA.

“Dengan dibayarnya denda dari ketiga terpidana tersebut, maka proses eksekusi atas perkara Balitra Banjarbaru yang dilakukan tim jaksa eksekutor Seksi Pidana Khusus Kejari Banjarbaru telah selesai. Dengan total uang yang berhasil diselamatkan dan disetor ke kas negara adalah sebesar Rp 448 juta lebih,” ungkap Kajari Banjarbaru Andri Irawan, Selasa (21/7/2020).

Dia menerangkan, Perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan terpidana SF dan DA yang merupakan pelaksana, serta MN yang merupakan PNS pada Balitra Banjarbaru, berawal dari kegiatan pembuatan jalan usaha tani, pengerasan jalan usaha tani, pengaspalan jalan utama kebun, dan 11 unit pembangunan jembatan. Dengan nilai kontrak sebesar Rp. 1.208.460.000.



 

Baca juga :

KABAR BAIK. Enam Kelurahan di Banjarmasin Zona Hijau, Kandinkes: Status Bisa Berubah Tergantung Perilaku Warga

“Dari fakta persidangan terbukti bahwa perbuatan mereka merugikan negara sesuai dengan hasil perhitungan dari BPKP Provinsi Kalimantan Selatan. Kerugian keuangan negara tersebut telah dipulihkan seluruhnya, dengan dedikasi dan kerja keras Insan Adhyaksa pada Kejaksaan Negeri Banjarbaru,” terangnya.

Diungkapkannya, dengan penyelamatan uang negara sebesar Rp 448.636.705 sekaligus menjadi kado dalam peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke- 60 tanggal 22 Juli 2020 besok.(kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter : Rico
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hukum

Ustaz Maaher At Thuwailibi Alias Soni Ernata Ditangkap Bareskrim Polri

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ustaz Maaher mengerang kesakitan saat live di Instagram. Foto: @na_dirs / Twitter
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Ustaz Maaher At Thuwailibi alias Soni Ernata ditangkap aparat Bareskrim Polri, atas tuduhan sebagai tersangka kasus penghinaan SARA.

Lelaki yang bernama asli Soni Ernata tersebut dibekuk hari Kamis (3/12/2020) subuh. Hal tersebut diakui oleh pengacaranya.

“Iya, jam 04.00 WIB, dijemput di rumah oleh tim Bareskrim Polri,” kata Djudju Djumantara, pengacara Ustaz Maaher At thuwailibi.

Ia menuturkan, polisi menangkap Ustaz Maaher berdasarkan surat penangkapan SP.Kap/184/XII/2020/Dittipidsiber.



 

Djudju mengatakan, Ustaz Maaher At-Thuailibi ditangkap sebagai pemilik akun Twitter Ust.Maaher At-Thuwailibi Official. “Dibawa saja untuk diperiksa,” kata dia.

Berdasarkan surat tersebut, Ustaz Maaher dijemput karena dituduh menyebar informasi bernuansa kebencian SARA sehingga disangkakan melanggar Pasal 45a ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Sebagai pelapor, disebutkan adalah Waluyo Wasis Nugroho. Pelaporan itu tertanggal 27 November 2020.
“Masih diperiksa,” kata Djudju.

Hina Habib Luthfi

Untuk diketahui, Ustaz Maaher sebelumnya dianggap menghina kiai sepuh Nahdlatul Ulama, Habib Luthfi bin Yahya.

Ia mengunggah foto Habib Luthfi dengan balutan sorban dan menyebutnya ‘cantik pakai jilbab’.

Foto Habib Luthfi tersebut ia unggah untuk mengomentari seorang warganet bernama @gunduladul.

“Iya tambah cantik pakai jilbab, kayak kyainya Banser ini ya,” ujar Maaher seraya mengunggah foto Habib Luthfi yang mengenakan sorban, seperti dikutip Suara.com, Sabtu (14/11/2020).

Saat ditelusuri, cuitan tersebut telah dihapus oleh Maaher. Cuitan tersebut diduga telah dibuat lama, sekitar Agustus lalu.

Namun, belakangan cuitan tersebut kembali diungkit oleh warganet bersamaan dengan kasus dugaan penghinaan Nikita Mirzani terhadap Rizieq Shihab.

Maaher melalui akun Twitter miliknya @ustadzmaaher_ memberikan klarifikasi atas foto tersebut.

Ia menegaskan tidak bermaksud menghina Habib Luthfi. Menurutnya, ada pihak yang sengaja menggoreng cuitannya itu untuk menyudutkannya.

“Soal foto Habib Luthfi yang digoreng cebong untuk menyudutkan saya, itu sudah lama. Tidak ada penghinaan sama sekali di sana,” kata Maaher.

Cuitan lawan Maaher tersebut kembali viral di media sosial dan memancing amarah publik.

Banyak warganet geram dan tak terima dengan Maaher. Mereka meminta Maaher menyampaikan permohonan maaf kepada Habib Luthfi. (suara.com)

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Hukum

Sopir Mengantuk, Truk Bawa Ganja Terguling di Tol

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Truk pembawa ganja yang terguling di jalan tol. Foto: antara/ardiansyah
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Truk pengangkut buah dengan nomor polisi BA-8027-NU terguling di KM 06.300 Jalur B Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Provinsi Lampung, Rabu (2/12/2020). Truk tersebut juga kedapatan membawa ganja.

Petugas Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung yang turun untuk melakukan evakuasi di lokasi kecelakaan tersebut menemukan bungkusan berisi ganja seberat 6 kilogram di dalam truk tersebut.

Pengendara mobil tersebut adalah AA (25) dan H (20) yang merupakan warga Tanah Datar, Sumbar, yang hendak menyerang ke Pulau Jawa, berhasil diringkus oleh petugas.

Kepala Satuan (Kasat) PJR Polda Lampung Kompol Azizal Fikri mengatakan bahwa ganja itu disamarkan dengan cara ditumpuk-tumpuk dan disimpan di dalam karung tercampur buah jeruk.



 

“Sebelumnya memang kami mendapatkan informasi bahwa ada truk warna kuning kecelakaan di KM 06.300 Jalur B Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, kami pun langsung bergerak ke lokasi kecelakaan,” ujarnya.

Dari keterangan petugas di lapangan, truk tersebut melaju di jalur B dari arah Terbanggi Besar hendak menuju ke Bakauheni.

“Sopir diduga mengalami kelelahan, sesampai-nya di lokasi kecelakaan tepatnya di jalur lambat sopir tidak melihat ada rambu-rambu perbaikan jalan tol, kendaraan itu pun langsung menabrak rambu-rambu, dan masuk ke dalam jalan yang sedang digali,” ungkapnya.

Saat petugas melakukan evakuasi dan pemeriksaan kendaraan, petugas menemukan ganja seberat 6 kilogram yang tercampur dengan karung jeruk.

“Sebelumnya memang kami ini melihat gelagat yang tak biasa dari sopir ini, saat diperiksa petugas menemukan ganja seberat 6 kg di dalam bagasi mobil, tercampur dengan karung jeruk,” ucap dia.

“Kami langsung mengamankan pengemudi dan membawanya ke rumah sakit,” ujarnya.

Ganja tersebut sudah diserahkan ke Polres Lampung Selatan, sedang sopir dan kernet mobil tersebut masih dalam perawatan di rumah sakit. (antara/suara.com)

Reporter : antara/suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->