Connect with us

DISHUT PROV KALSEL

Tim Kementerian LHK verifikasi Perhutanan Sosial di Tabalong

Diterbitkan

pada

Perhutanan sosial mendorong kesejahteraan masyarakat di kawasan dekat hutan Foto : net
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan(LHK) melakukan verifikasi teknis program perhutanan sosial di Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) terkait usulan kemitraan kehutanan di wilayah ini.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Kabupaten Tabalong, Heryadi di Tanjung, Senin, mengatakan tim verifikasi teknis masing – masing dari Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Wilayah Kalimantan dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

“Tim memeriksa kelengkapan dokumen dan potensi kemitraan kehutanan untuk Kelompok Tani Hutan Lembah Pundun,” jelas Heryadi.

Perhutanan sosial sendiri merupakan program legal yang melibatkan masyarakat dalam mengelola hutan dan mendapatkan manfaat ekonomi. Setelah dilakukan verifikasi teknis KTH Lembah Pundun membuat Naskah Kerjasama Kemitraan dengan KPH Tabalong dengan lahan 107 hektare.

 Heryadi menyampaikan sebelumnya KTH ini mengusulkan pengelolaan lahan 130 hektare, namun yang disetujui hanya 107 hektare. KTH Lembah Pundun sendiri beranggotakan 26 orang dan skema kemitraan berupa jasa lingkungan.  “Potensi jasa lingkungan utama mencakup goa, air terjun dan Hasil Hutan Bukan Kayu,” kata Heryadi.(rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

DISHUT PROV KALSEL

KPH Tabalong Serahkan Satwa Dilindungi Jenis Kukang ke BKSDA

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

KPH Tabalong menyerahkan kukang ke BKSDA Banjarbaru Foto : antara
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU– Tim Perlindungan Hutan Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kabupaten Tabalong menyerahkan salah satu jenis primata dilindungi jenis Kukang (nycticebus menagensis) ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banjarbaru untuk direhabilitasi.

Satwa langka ini diperoleh dari warga Kelurahan Belimbing Raya Kecamatan Murung Pudak dan secara sukarela diserahkan ke KPH setempat. “Kita sudah koordinasi dengan BKSDA dan satwa ini akan direhabilitasi serta dilepasliarkan ke habitatnya,” jelas Kepala Seksi Perlindungan Hutan Zainal Abidin di Tanjung, Sabtu (14/3/2020).

Karena semua jenis Kukang telah terancam kepunahan ungkap Zainal satwa berpenampilan lucu ini dilindungi oleh hukum Indonesia sehingga memperdagangkannya tergolong melanggar hukum (ilegal) dan kriminal.

Sebagai informasi dari delapan spesies Kukang yang masih ada, enam diantaranya dapat ditemukan di Sumatra, Jawa dan Kalimantan.(antara)

Reporter : Antara
Editor : Antara


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

DISHUT PROV KALSEL

Dishut Targetkan Ribuan Hektare Perhutanan Sosial Tahun Ini

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kasi Perhutanan Sosial Dishut Kalsel Kinta Ambarwati beserta jajaran mengunjungi KPH Hulu Sungai. Foto : Dishut
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU– Kepala Seksi Perhutanan Sosial Dishut Kalsel Kinta Ambarwati beserta jajaran mengunjungi KPH Hulu Sungai. Mereka menghelat sosialisasi perhutanan sosial untuk kelompok tani pelaksana kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan kerjasama dengan IPPKH pada pemeliharaan tahun kedua.

“Target luasan perhutanan sosial di KPH Hulu Sungai untuk tahun 2020 ini sebesar 1300 hektare dan terbagi dalam dua RPH,” ucap Kinta membuka pertemuan terbatas tersebut.

Kinta menambahkan saat ini program RHL BPDAS APBN 2019 di KPH Hulu Sungai tercatat seluas 2075 hektare. Sementara  luasan program Rehabdas IPPKH PT. AGM tahap pemeliharaan tahun kedua seluas 190 hektar, serta PT. KPP yang sudah melewati tahap pemeliharaan seluas 86 hektare.

“Dari total luasan program RHL BPDAS HL dan Rehabdas sudah melebihi target. Tinggal para penyuluh turun ke lapangan dan memfasilitasi usulan perhutanan sosial. Kita bantu petani memiliki akses kelola lahan garapannya,” ujar Kinta.

Ia berpesan agar terus berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di tiap kabupaten masing – masing. Termasuk Bumdes dan pihak desa untuk operasionalisasi perhutanan sosial.

Sejalan dengan Kinta, Kepala Seksi Pemanfaatan Hutan KPH Hulu Sungai, Priyadi mengatakan penyuluh sekarang harus lebih gesit karena penyuluh benar – benar diperlukan di garis depan. “Ini menjadi angin segar bagi para kelompok yang mengajukan perhutanan sosial. Maret ini kemungkinan besar terbit lagi SK perhutanan sosial yang baru,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/dishut)

Reporter : Dishut
Editor : Chell


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

DISHUT PROV KALSEL

Anggota DPRD Kabupaten Asahan Sumatera Utara Kunjungi Tahura SA

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Anggota DPRD Asahan saat mengunjungi Tahura Foto : Dishut
Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU -Rabu, (26/3/2020), disela – sela kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Selatan, anggota DPRD Kabupaten Asahan Sumatera Utara menyempatkan diri berkunjung ke Ekowisata Tahura SA Mandiangin.

Beberapa Spot Wisata yang dilihat yaitu Penangkaran Satwa, Puncak Tengger, Pesanggrahan Belanda dan yang terakhir Galeri Hasil Hutan Kalimantan. Di Galeri mereka memborong Madu Kelulut, Teh Kayu Bajakah, Kopi Aranio, Kain Sasirangan dan Gelang Kayu Pukah. Anggota DPRD tersebut sangat terkesan dengan pemandangan alam yang tersaji berupa barisan Pegunungan Meratus yang membentang luas.

Salah seorang anggota dewan menyatakan kekagumannya akan obyek wisata Tahura. Selain sebagai lokasi perlindungan hutan, juga bisa menjadi tempat rekreasi yang menarik. “Ini bisa menjadi isnpirasi di daerah kita nantinya. Terutama bagaimana model pengelolaan hutan wisata,” katanya. (Kanalkalimantan.com/dishut)

Reporter : Dishut
Editor : Chell


Bagikan artikel/berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->