Connect with us

Kota Banjarmasin

Tinjau Lokasi, Perbaikan Jalan dan Drainase di Pasar Antasari Dianggarkan Rp 1,1 Miliar

Diterbitkan

pada

Dinas Perdagangan dan Perindustrian meninjau lokasi Pasar Sentra Antasari Foto : riki
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin meninjau lokasi Pasar Sentra Antasari di jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Banjarmasin Timur kota Banjarmasin, Rabu (13/1/2020).

Tinjauan ini bertujuan untuk melakukan perbaikan jalan dan pembukaan drainase. “Kita ada rencana pemeliharaan khususnya untuk jalan dan drainase,” ucap Kabid PSDP dan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichrom M Tezar.

Hal ini dilakukan karena pada beberapa titik lokasi di pasar tersebut ada drainase yang tersumbat. Rencananya, besok akan meninjau kembali untuk melakukan perencanaan bersama konsultan perencana. “Semoga bulan Februari bisa langsung dimulai,” ujarnya.



Ia berharap, pengerjaan ini akan selesai pada tahun 2020 sesuai anggaran APBD. “Sekitar Rp 1,1 miliar, kalau kurang bisa ditambah lagi,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/Riki)

Reporter : Kanalkalimantan.com/Riki
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarmasin

Tujuh Pemuda Mabuk Diamankan Polda Kalsel Saat Susupi Demonstrasi UU Omnibus Law

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polisi mengamankan sejumlah pemuda mabuk yang menyusup di tengah massa aksi tolak omnibus law di Banjarmasin Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ditreskrimum Polda Kalsel mengamankan empat pria mabuk yang menyusupi aksi demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Kalsel, Selasa (20/10/2020) pukul 14.00 Wita.

Keempat pemuda yang masuk di tengah aksi demo mahasiswa dengan membawa satu botol minuman berakohol jenis gaduk tersebut berinisial AI (22), F (23), TR (18), dan H (17). Petugas keamanan segera mengamankan pria mabuk usia 17 – 23 tahun tersebut.

Selanjutnya mereka yang sempat menyusup disaat ratusan mahasiswa sedang menggelar aksi itu langsung diamankan petugas. Ditempat yang sama, Polresta Banjarmasin juga turut mengamankan tiga pemuda mabuk masing-masing berinisial MA (16), MN (16) dan MR (17).

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Nico Afinta yang turun langsung memantau pengamanan jalannya aksi unjuk rasa tersebut membenarkan penangkapan ketujuh pemuda tersebut. Para pemuda tersebut kini telah diamankan di Mapolda Kalsel dan Mapolresta Banjarmasin untuk diberikan konseling, arahan dan bimbingan agar tidak mengulangi perbuatannya.



“Betul, tujuh pemuda berusia 17 sampai dengan 23 tahun telah diamankan dalam keadaan mabuk alkohol jenis Gaduk dan saat ini dilakukan pembinaan,” ujar Nico.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, demo mahasiswa untuk menyampaikan tuntutan soal penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Dua Remaja Dibawa ke Mapolda, Irjen Nico: Masih Kita Dalami

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Polisi saat mengamankan dua orang diduga penyusup demonstrasi di Banjarmasin, Selasa (20/10/2020). Foto : Fikri
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di tengah demonstrasi mahasiswa gabungan BEM se Kalsel, aparat kepolisian mengamankan dua remaja yang diduga merupakan penyusup.

Saat dikonfirmasi, Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta membenarkan bahwa jajarannya mengamankan dua remaja yang saat diamankan menggunakan pakaian berwarna hitam.

“Sementara ini masih berjalan (pemeriksaan). Ada dua orang yang kita amankan dan masih kita lakukan pemeriksaan,” tutur Nico.

Nico sendiri belum bisa memprediksi apakah dugaan penyusup akan bertambah atau tidak. Jenderal bintang dua ini menegaskan, dua remaja ini masih menjalani pemeriksaan.



Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta. Foto: Fikri

“Apakah terkait dengan menyusup atau tidak, masih kita dalami,” singkat Nico.

Sejauh ini, kata Nico, demonstrasi berjalan tertib. Tak ada gesekan baik dari mahasiswa yang berdemonstrasi maupun aparat gabungan yang berjaga.

Seperti diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian sempat mencurigai dua orang berpakaian hitam yang terlihat berjalan di area unjuk rasa. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas segera menginterogasi kedua remaja tersebut.

Setelah selesai diinterogasi, petugas bermaksud untuk menggeledah barang bawaan kedua remaja tersebut.

Kedua remaja tersebut justru lari dari petugas. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara sejumlah petugas dan dua orang tersebut.

Hingga akhirnya petugas berhasil mengamankan keduanya di kawasan Pasar Blauran.

Petugas lalu memeriksa identitas kedua remaja tersebut, namun hanya salah satu dari yang membawa identitas diri berupa SIM C atas nama Muhammad Pikrianoor. Sedangkan remaja satunya tidak membawa identitas diri apapun.

Petugas juga menggeledah barang bawaan kedua remaja tersebut dan menemukan diduga minuman keras yang dikemas dalam botol air mineral. Guna pemerikaaan lebih lanjut, petugas membawa 2 orang remaja tersebut ke Mapolda Kalsel. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->