Connect with us

Pilkada Banjarbaru

Total Harta Duet Martinus-Jaya Sebesar Rp 15,2 Miliar

Diterbitkan

pada

Pasangan Martinus-Jaya tercatat sebagai paslon Pilkada Banjarbaru yang total hartanya mencapai Rp 15,2 miliar. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Di urutan ketiga, harta paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Martinus- Darmawan Jaya Setiawan, total mencapai Rp 15,2 miliar tepatnya 15.280.127.370. Jumlah tersebut hasil penjumlahan dari kekayaan Martinus yang mencapai Rp 2,3 miliar dan kekayaan Jaya yang mencapai Rp 12,9 miliar.

Berdasar laporan LHKPN, Haji Martinus diketahui memiliki 3 lahan tanah yang terpusat di Kabupaten Banjar. Ia juga memiliki 2 tanah berisi bangunan. Nilai seluruh tanah dan bangunan miliknya senilai Rp 1,9 miliar.

Penjabat (Pj) Wali Kota Banjarbaru periode 2015-2016 dan juga mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Kasel itu memiliki 2 mobil, yang nilainya ditafsir menyentuh angka Rp 225 juta.

Tak hanya itu, Martinus diketahui memiliki harta bergerak lainnya dengan nilai Rp 53,5 juta dan di kategori kas dan setara kas sebesar Rp 41,8 juta. Ia juga mencatatkan diri sebagai calon kepala daerah yang tak memiliki utang.



Infografis: kanalkalimantan/yuda

Nilai harta kekayaan Haji Martinus seluruhnya mencapai Rp 2,3 miliar. Ia melaporkan seluruh harta kekayaannya tersebut pada 4 September 2020.

Sementara itu, sosok pendamping Martinus yakni calon Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, memiliki total harta kekayaan dengan nilai mencapai Rp 12,9 miliar atau rincinya Rp 12.970.119.958.

Hal ini sebagaimana laporan harta kekayaan Jaya pada 31 Desember 2019, saat menjadi Wakil Wali Kota Banjarbaru periode 2016-2020.

Harta kekayaan Jaya didominasi kepemilikan 12 lahan tanah dan 3 di antaranya telah didirikan bangunan.

Seluruh tanah dan bangunan miliknya tersebut menyentuh nilai Rp 12 miliar. Jaya memiliki 2 alat transportasi berupa mobil yakni CR-V Jeep dan Nissan Grand Livina, dengan nilai Rp 400 juta.

Sisa harta kekayaannya berada di kategori kas dan setara kas dengan nilai Rp 1,4 miliar. Terakhir, Jaya juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 979 juta.

Memang LHPKN bukanlah instrumen untuk melihat kebersihan ketiga paslon di Pilkada Banjarbaru. Melainkan hanya sebatas tolak ukur ketaatan hukum para paslon dalam menjalankan prosedur yang ditetapkan dalam persyaratan.(Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Pilkada Banjarbaru

KPU Tetapkan Jadwal Debat 3 Paslon Pilkada Banjarbaru, Puncaknya 5 Desember!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

KPU menetapkan jadwal debat kandidat di Pilkada Banjarbaru Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarbaru telah menetapkan jadwal pelaksanaan debat tatap muka para pasangan calon (paslon) yang berkontestasi dalam ajang Pilkada 2020 di Kota Banjarbaru.

Dijelaskan Ketua KPU Banjarbaru Hegar Wahyu Hidayat, pelaksanaan debat nantinya akan digelar sebanyak 3 kali, dalam jeda sepekan.

“Untuk debat pertama digelar pada tanggal 21 November. Lalu, dilanjutkan debat kedua pada tanggal 28 November.

Dan debat terakhir dilaksanakan tanggal 5 Desember, sekaligus juga mengakhiri tahapan masa kampanye para paslon,” katanya, Sabtu (24/10/2020).



Terkait lokasi pelaksanaan debat nantinya, Hegar mengaku belum dapat menentukannya. Namun, ia memastikan penyelanggaran momen bersejarah itu tetap diselenggarakan di wilayah Banjarbaru.

KPU Banjarbaru juga sampai saat ini belum menetapkan tema apa saja yang diangkat dalam debat nantinya. Namun berdasarkan aturan, tema debat harus mencangkup 6 materi yang telah ditetapkan dalam aturan.

Yakni, peningkatan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, peningkatan layanan kepada masyarakat, penyelesaian persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah Kabupaten Kota dengan nasional, memperkokoh kesatuan negara republik indonesia.

Teristimewa, satu materi tambahan yakni tentang kebijakan dan strategi penanganan pencegahan pengendalian Covid-19.

“Tema yang kita angkat harus mencangkup seluruh materi itu. Memang sudah ada beberapa tema yang kita siapkan, tapi kita liat kondisi beberapa waktu ke depan, karena bisa saja ada beberapa perubahan,” lanjut Ketua KPU Banjarbaru.

Agenda debat tatap muka tiga paslon di Pilkada Banjarbaru digelar sebanyak 3 kali. Untuk debat pertama mempertemukan antar sesama Calon Wali Kota Banjarbaru.

Debat kedua antar Calon Wakil Wali Kota Banjarbaru. Lalu, puncaknya di debat ketiga mempertemukan para Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagai satu pasangan.

Selain itu, Hegar menghimbau kepada seluruh tim relawan pemenangan tiap paslon untuk tidak menghadiri acara debat nantinya. Sebab, pihak KPU Banjarbaru membatasi jumlah peserta yang datang, mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Kita batasi, setiap paslon hanya boleh membawa 4 orang saja dari tim mereka. Jadi peserta yang dibolehkan masuk ke dalam ruangan hanya 6 orang, yakni calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota didampingi 4 orang dari tim mereka. Itu saja,” imbuhnya.

Namun, jangan khawatir. Tim relawan pemenangan maupun publik Banjarbaru masih dapat menyaksikan jalannya debat tatap muka para paslon di Pilkada Banjarbaru, melalui layanan streaming yang disiarkan secara langsung. Layanan streaming itu tersedia di platform yang dikelola oleh KPU Banjarbaru.

“Kita juga kerjasama dengan televisi lokal, untuk menampilkan pelaksanaan debat. Jadi kami sangat berharap kepada simpatisan agar yidak datang ke area pelaksanaan debat. Mari tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, dengan menghindari kerumunan,” lugas Ketua KPU Banjarbaru.

Sebagai informasi, panggung kontestasi Pilkada 2020 di kota Banjarbaru telah mempertemukan 3 paslon yang saling memperebutkan tahta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Paslon nomor urut 1, ialah duet Gusti Iskandar Sukma Alamsyah – AR Iwanyah. Paslon nomor urut 2, duet Aditya Mufti Ariffin-Wartoni. Dan paslon nomor urut 3, duet Haji Martinus – Darmawan Jaya Setiawan. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Pilkada Banjarbaru

Ditemui KNPI dan Masyarakat Minang, Paslon Iskandar-Iwansyah Serap Aspirasi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Paslon Iskandar-Iwansyah menerima komunitas dan serap aspirasi masyarakat Minang. Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Gerilya kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Pilkada Banjarbaru, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah – AR Iwansyah, tak terbendung. Hanya dalam kurun satu hari, duet berjargon “Kawan Kita” itu setidaknya menemui hampir ratusan orang beratasnamakan organisasi maupun kelompok.

Seperti halnya Sabtu (17/10/2020) siang, dimana puluhan anggota DPD Komisi Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banjarbaru menyambangi posko Iskandar – Iwansyah yang berada di kediaman Iskandar sendiri, yakni di Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Dalam persamuhan itu, Iskandar-Iwansyah menyerap secara langsung aspirasi yang disampaikan para anggota KNPI. Termasuk mensinegritaskan peran KNPI ke dalam program yang menjadi visi misi paslon ketika nantinya terpilih menduduki kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru.

“Di KNPI, seluruh anggotanya memiliki inovasi dan kreativitas. Mereka ke sini ingin mendapat masukan dan menyamakan apa yang menjadi program visi misi kami ketika mengemban tugas sebagai kepala daerah,” kata Iskandar, kepada Kanalkalimantan.com.



Faktanya, Iskandar sendiri memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan organisasi kepemudaan tersebut. Ia tercatat sebagai Ketua DPD KNPI Kalimantan Selatan periode 1994-1997. Hal inilah yang membuat Iskandar yakin bahwa dirinya dapat membawa para pemuda di Banjarbaru lebih dapat berkembang.

“Tentu saya yang pernah berada dalam naungan KNPI, punya konsep-konsep pemikiran bagaimana pemberdayaan orang-orang muda itu ke depannya menjadi salah satu ujung tombak, khusunya mengembangkan ekonomi kreatif,” tuturnya.

Usai mendengarkan berbagai aspirasi, mantan anggota DPR RI itu menilai bahwa perhatian pemerintah terhadap KNPI di Banjarbaru belumlah optimal. Untuk itu, Iskandar menegaskan bahwa jika telah terpilih sebagai Wali Kota, dirinya siap mengakomodir seluruh kegiatan KNPI, serta mensinergikannya dengan SKPD terkait.

“Mereka ingin diberi peranan. Berbuat sesuatu dan meninggalkan legacy -warisan- di masyarakat. Itu untuk menunjukan bahwa peran kepemudaan itu ada. Bagi saya, keinginan mereka itu patut diapresiasi dan wujud dukungan kita sebagai kepala daerah adalah mengakomodir seluruh kegiatan mereka” lugas Iskandar.

Masih di hari yang sama, Iskandar-Iwansyah juga turut menerima kunjungan dari kelompok masyarakat Banjarbaru yang tergabung dalam keluarga Minang. Dalam acara bertajuk silahturahmi itu, kelompok keluarga minang menyampaikan dukungan mereka kepada paslon nomor urut 1.

“Prinsip sosiologi orang Minang itu dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Mereka sebagai masyarakat Banjarbaru walaupun pendatang, juga ingin eksistensinya mendapat perhatian. Mereka ingin budaya Minang itu juga ditampilkan di Banjarbaru,” kata Iskandar.

Bagi Iskandar, Banjarbaru memiliki kebanggaan terhadap masyarakatnya yang hetrogen. Menurutnya para pendatang yang bertempat tinggal di Banjarbaru, sudah sepatutnya mendapat perhatian, dengan menonjolkannya keragaman etniknya budaya masing-masing.

“Maka dari itu, kita ingin menyiapkan satu tempat di Banjarbaru yang memuat miniatur Indonesia. Jadi masyarakat pendatang yang belum ke kampung, dapat melihat miniatur itu. Keragaman ini yang harus kita tonjolkan. Sekaligus saling mengeratkan kekerabatan antar etnik,” tuntasnya. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->