Connect with us

Peristiwa

Truk Tangki BPK Terguling di Tambak Anyar, 3 Orang Patah Tangan

Diterbitkan

pada

Truk tangki BPK SAM yang terguling di desa Tambak Anyar, Kecamatan Martapura Timur, Sabtu (3/8). foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MARTAPURA, Truk tangki BPK Sultan Adam Martapura (SAM) terguling di Jalan A Yani Km 42, desa Tambak Anyar Ilir, Kecamatan Martapura Timur, Sabtu (3/8) sekitar pukul 10.00 Wita. Truk tangki berwarna kuning tersebut melaju kencang hendak menuju lokasi kebakaran yang sedang terjadi di desa Limamar, Kecamatan Astambul

Sedikitnya 4 orang mengalami luka serius dan 1 berhasil selamat. Korban bernama Anang Hermansyah (53), sopir truk dengan luka robek di belakang, Ahmad Sayrofi penumpang di bagian belakang truk mengalami patah tulang di bagian lengan kiri. Muhammad Riduan (20) penumpang belakang, mengalami patah tangan kiri. Lalu, Abdul Hairi (19) mengalami patah tangan, dan Ahmad Maulana (19), korban selamat dalam insiden tanpa cidera berarti.

Dari penuturan saksi mata, mobil truk tangki pemadam kebakaran itu melaju dengan kecepatan tinggi menuju ke arah Hulu Sungai dari dalam kota Martapura. Karena ada informasi kebakaran sedang terjadi di desa Limamar, Kecamatan Astambul, truk tangki bermaksud untuk membantu memadamkan kobaran api di permukiman warga.



“Kejadinnya sangat cepat sekali, saya melihat truk tangki pemadam ini sangat cepat menuju lokasi kebakaran. Tiba-tiba saja oleng dan terguling menimpa salah satu teras rumah,” ujar saksi mata M Irsyad.

Sopir diduga hilang kendali sebelum akhirnya mobil terguling. Truk pemadam kebakaran kemudian menimpa sebuah teras rumah warga yang berada di sisi jalan hingga rusak parah.

Warga sekitar di lokasi kejadian langsung berhamburan menuju tergulingnya truk untuk membantu evakuasi korban.

Kanit Laka Satlantas Polres Banjar, Iptu Marjuki mengatakan, pihaknya sedang melakukan olah TKP dan mengamankan unit tanki BPK SAM itu.

Dalam kejadian tersebut, diketahui 4 orang korban dilarikan ke Rumah Sakit Ratu Zalecha, dan 1 orang dilarikan ke desa Sungai Aning untuk diurut. (rendy)

Reporter:rendy
Editor:bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Peristiwa

Bermain Meriam Bambu, Bocah 6 Tahun Mengalami Luka Bakar di Wajah dan Perut

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ilustrasi bermain meriam bambu. foto: okezone
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Seorang bocah TK berinisial HA (6) mengalami luka bakar serius saat bermain meriam bambu. Akibatnya, bocah yang berasal dari Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Klaten ini harus dilarikan ke rumah sakit.

Diberitakan Solopos — jaringan Suara.com, Kamis (7/5/2020), peristiwa bermula saat HA meminta kakeknya membuatkan long bumbung.

“Peristiwanya itu saat sore menjelang waktu berbuka. Namanya sayang sama cucu akhirnya dibuatkan. Sebagai hiburan untuk si anak yang menjalankan puasa agar [sejenak] melupakan rasa laparnya,” kata sang paman, Wagiyono.

Setelah meriam bambu jadi, sang kakek berniat mencoba membunyikan di kebun tak jauh dari rumah. Namun, meriam tak berbunyi. Saat berniat memasukkan minyak ke bambu, api justru menyembur dan menyambar spirtus.



“Apinya itu menyemprot dan mengenai si anak. Kemudian mengalami luka bakar,” jelas Wagiyono.

 HA mengalami luka bakar 20 persen

Baju HA terbakar api hingga mengenai kulitnya. Bagian tubuh HA yang terluka dari perut hingga wajah. HA lantas dilarikan ke RSU Islam Cawas dan kemudian dirujuk ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Di rumah sakit, H ditemani oleh ibunya.

Terkait pengobatan, Wagiyono belum mengetahui secara persis berapa banyak biaya yang ditanggung. Wagiyono membenarkan keponakannya tersebut belum tercatat sebagai peserta jaminan kesehatan nasional (JKN). “Kami mohon doanya saja biar segera sembuh,” ungkap dia.

Kepala Instalasi Promosi dan Humas RSST, Sri Wardani, membenarkan anak berinisial HA asal Desa Pogung, Kecamatan Cawas tersebut dirawat di RSST. “Betul, anak itu dirawat di salah satu ruang rawat inap RSST. Kondisi anak stabil,” kata Dani saat dihubungi, Kamis.

Dani mengatakan bocah asal Cawas Klaten itu mengalami luka bakar tingkat dua luas permukaan luka bakar 20 persen. Dani memastikan H terus dalam pengawasan petugas kesehatan RSST. “Untuk penanganan medis luka yang dialami anak itu dilakukan tindakan debridement,” kata Dani memungkasi. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Peristiwa

Tubrukan Kapal di Perairan Muara Banjar, 1 ABK Hilang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

KMN Chandra Mina Aditya 02.
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kecelakaan di perairan terjadi melibatkan LCT Negara Mentaya yang menumbruk KMN Chandra Mina Aditya 02 saat sedang berlayar dari Matasiri tujuan PPI Banjarraya, Banjarmasin.

Kejadian terjadi Kamis (30/4/2020) sekitar 04.00 Wita di perairan Muara Banjar titik koordinat 3°31’938″ S  – 114°29’776″ E.

Saksi Sunardi (50), KMN Chandra Mina Aditya 02 saat itu sedang berlayar dari Matasiri tujuan Pelabuhan Ikan Banjarraya, Banjarmasin, sementara LCT Negara Mentaya B dengan tujuan Taboneo. Lalu terjadi tubrukan karena LCT Negara Mentaya B yang mengambil alur kanan mengarah ke alur kiri. Pada saat itu KMN Chandra Mina Aditya 02 yang berada di alur kiri mengarah ke alur kanan, sehingga haluan LCT Negara Mentaya B menubruk lambung sebelah kiri Kmn  Chandra Mina Aditya 02.

Kecelakaan di perairan terjadi melibatkan LCT Negara Mentaya yang menumbruk KMN Chandra Mina Aditya 02.

Akibat tubrukan pada saat kejadian itu 1 orang ABK KMN Chandra Mina Aditya 02 An. Wahono Sukoco yang berada di atap sebelah kiri kapal tercebur dan sampai saat ini belum ditemukan. (kanalkalimantan.com/bie)



Reporter : bie
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->