Connect with us

Kalimantan Selatan

UPDATE. Kalsel Sudah 6.160 Kasus Covid-19 per 1 Agustus, Tak Ada Tanda Melandai  

Diterbitkan

pada

Data Covid-19 Kalsel per 1 Agustus 2020. grafis: kanalkalimantan/yuda
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan belum menunjukkan adanya penurunan. Terbaru, data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel pada Sabtu (1/8/2020) menyebutkan, sudah ada 6.160 kasus positif Covid-19 di Kalsel.

“Penambahan positif Covid-19 hari ini sebanyak 62 orang, didominasi dari Kabupaten Banjar sebanyak 24 orang,” kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel Muhammad Muslim.

Selain dari Kabupaten Banjar, penambahan kasus positif Covid-19 juga disumbang dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) 20 orang, Kota Banjarbaru 10 orang, Kabupaten Tapin 5 orang, Kabupaten Tanah Laut 2 orang dan Kabupaten Balangan 1 orang.

Sehingga saat ini, dari 6.160 kasus, sebanyak 2.412 kasus positif Covid-19 atau sebesar 39,16 persen masih menjalani perawatan. Baik di rumah sakit maupun karantina khusus dan isolasi mandiri.



Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini menambahkan, ada penambahan kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Sehingga angka kesembuhan merangkak mecapai 3.452 kasus atau sebesar 56,04 persen.

“Pasien Covid-19 sembuh sebanyak 52 orang. Terdiri dari karantina di Kabupaten Balangan 21 orang, karantina di Kabupaten Tapin 17 orang, karantina di Kabupaten Banjar 12 orang, serta masing-masing 1 orang dari karantina di Kabupaten Tanah Laut dan Hulu Sungai Tengah,” papar Muslim.

Sedangkan kasus kematian akibat Covid-19 juga dilaporkan bertambah. Tercatat, sudah ada 296 kasus atau 4,81 persen kasus positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia.

“Pasien positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia ada 6 orang. Berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Tapin masing-masing 1 orang, dan dari Kota Banjarbaru 4 orang,”  pungkas Muslim. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter: fikri
Editor: bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan
Komentar

Kalimantan Selatan

Hari Konservasi Alam Nasional, 150 Mangrove Ditanam di Kawasan Pulau Curiak

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN, MARABAHAN – Memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) pada 10 Agustus 2020 lalu, Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan (DLH Kalsel) lakukan berbagai kegiatan. Di antaranya penanaman 150 mangrove di kawasan Pulau Curiak.

Tak hanya itu, sejumlah kegiatan lain seperti pembagian masker dan sembako untuk Kelompok Nelayan Peduli Lingkungan, dan bersih sampah plastik di kawasan Stasiun Riset Bekantan.

Kegiatan yang berkaitan dengan HKAN) itu juga diikuti personil dari SBI, DLH, Dishut Kalsel, Dit Polair Polda Kalsel dan Kelompok Nelayan Peduli Lingkungan dengan penerapan protokol kesehatan masa Pandemi Covid-19.



Amalia Rezeki founder SBI mengatakan aksi bersih dan penanaman pohon di Kawasan Stadiun Riset Bekantan Pulau Curiak dengan vegetasi hutan mangrove rambai tersebut mengkampanyekan kepada masyarakat terkait pentingnya keberadaan hutan mangrove.

Magrove berfungsi melindungi kehidupan manusia, sekaligus mendukung program pemerintah yang disampaikan presiden Jokowi.

“Indonesia memiliki 3,3 juta hektar hutan mangrove dan ini merupakan hutan mangrove terbesar diwilayah tropis. Hutan mangrove memiliki sangat banyak manfaat, baik sebagai tempat berpijah ikan, mencegah intrusi air laut serta hutan mangrove juga berfungsi sebagai penyimpan karbon 4 kali lipat lebih besar dari hutan tropis lainnya dan ini sangat penting bagi mitigasi penanggulangan pemanasan global,” jelasnya.

Amalia yang pernah meraih penghargaan internasional dibidang lingkungan ASEAN Youth Eco-Champion Award 2019 di Cambodia ini mengatakan, sebanyak 150 bibit pohon rambai ditanam di kawasan itu. “Dengan penambahan penanaman bibit pohon rambai ini hingga sekarang sudah realisasi sebesar 50 persen dari terget kita sebanyak 10.000 pohon rambai, hingga setahun ini,” pungkasnya.

Sementara itu, kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan Hanifah Dwi Nirwana mengatakan pelaksanaan HKAN 2020 disebutnya menjadi momentum penting untuk secara terus menerus melakukan aksi nyata konservasi, dan konservasi ini pada akhirnya menjadi gaya hidup bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga hal ini kelestarian alam berkesinambungan.

“Mari kita rayakan Hari Konservasi Alam Nasional ini, dengan menjaga lingkungan. Untuk menjaga lingkungan, cukup sederhana dengan menanam pohon. Satu Pohon itu sangat berarti bagi kehidupan kita. Pohon yang ditanam, kemudian kita rawat seperti merawat diri kita,”ujarnya

Ia juga mengingatkan, agar konservasi tidak hanya dimaknai dengan hanya menanam pohon mangrove, tetapi semua upaya menjaga dan melindungi alam terhadap potensi kerusakan adalah konservasi. Dengan hal sederhana menanam pohon, menjaga kebersihan sungai, membuang sampah pada tempatnya dan banyak hal lain yang bisa dilakukan, dimulai dari diri sendiri dan sekarang.(kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter: Rendy
Editor: Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kalimantan Selatan

Covid-19 Kalsel Hari Ini Sembuh 95 Orang

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Data Covid-19 Kalsel Selasa 11 Agustus 2020. grafis: yuda/kanalkalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan masih terus bertambah, meski begitu masih diimbangi angka kesembuhan. Data teranyar dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel pada Selasa (11/8/2020) sore, total ada 6.836 kasus positif Covid-19.

Saat ini, ada 2.293 kasus positif Covid-19 atau sebesar 33,34 persen yang masih menjalani perawatan, baik di rumah sakit maupun pusat karantina ataupun isolasi mandiri.

“Penambahan kasus positif Covid-19 hari ini sebanyak 75 orang. Didominasi dari Kota Banjarmasin 42 orang, Kota Banjarbaru 13 orang dan Kabupaten Barito Kuala 12 orang,” beber Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel Muhammad Muslim di Banjabaru, Selasa (11/8/2020) sore.

Penambahan sendiri juga disumbang dari Kabupaten Tanah Bumbu 3 orang dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan 1 orang.



Kasus sembuh dari Covid-19 juga dilaporkan bertambah sebanyak 95 orang. Saat ini, ada 4.232 kasus atau 61,91 persen kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

“Pasien Covid-19 sembuh sebanyak 95 orang. Yaitu berasal dari karantina Kota Banjarmasin 36 orang, karantina di Kabupaten Banjar 29 orang dan karantina di Kabupaten Hulu Sungai Utara 17 orang,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini.

Kasus sembuh juga disumbang dari karantina di Kabupaten Barito Kuala 8 orang dan karantina di Kabupaten Hulu Sungai Selatan 3 orang. Serta masing-masing satu orang dari karantina di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tapin.

Terakhir, kasus positif Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia telah menembus angka 311 kasus atau 4,55 persen. Kasus kematian akibat Covid-19 ini disumbang dari Kabupaten Banjar 2 orang dan Kota Banjarbaru 1 orang. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->