Connect with us

Kota Banjarbaru

Video. Berbagi Semangat Hadapi Wabah COVID-19

Diterbitkan

pada

Grafis Kalsel Lawan Corona!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di Kalimantan Selatan mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Data terbaru pukul 10:00 WITA, jumlah ODP se Kalsel berjumlah 362 orang.

“Per jam 10:00 Wita, sudah ada 362 orang masuk dalam ODP,” Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 COVID-19 Kalsel M Muslim kepada awak media, di Kantor Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, Minggu (22/3/2020) sore.

Hari ini redaksi kanalkalimantan.com menerima kiriman video berbagi semangat dari warga Banua, bahkan ada satu video dari kawan kami warga Singapura. Dalam video ini kita diajak untuk tetap optimis, tidak panik dan ikuti imbauan pemerintah dalam hadapi wabah corona atau COVID-19 ini. (kanalkalimantan.com/andy)

 



https://youtu.be/jcl93AHEc_w

 

Editor : Andy

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Lomba 17-an Dilarang, Satpol PP Banjarbaru Siap Turun Lapangan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo. Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melarang perayaan peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada 17 Agustus mendatang.

Hal itu sebagaimana yang tertuang dalam surat imbauan bernomor 003.3.003/HUT ke-75 RI, yang diterbitkan Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan.

Kebijakan ini sendiri diambil mempertimbangkan kasus Covid-19 di Banjarbaru yang tiap hari semakin meningkat. Sehingga, diperlukan adanya peran masyarakat dalam memutus rantai penularan virus.

“Kita melarang diadakannya perayaan hari kemerdakaan dengan mengumpulkan orang banyak. Contohnya acara hiburan atau lomba-lomba tujuhbelasan, seperti panjat pinang dan lain-lain. Termasuk juga acara masak dan makan bersama juga dilarang,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo.



Untuk memastikan imbauan ini terlaksana, kata Dedy, Pemko akan melakukan pengawasan saat perayaan HUT RI, menyasar tiap-tiap kelurahan. Kendati demikian, pengawasan di lapangan tersebut tetap akan mengedepankan tindakan persuasif.

“Apabila ada yang melaksakan kegiatan perayaan Hari Kemerdekaan mengumpulkan orang, maka akan ditegur. Tentu teguran melalui komunikasi yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.

Menilik bagaimana penegakan kebijakan ini nantinya, Satpol PP Banjarbaru belum mendapatkan arahan khusus terkait pegawasan tersebut. Namum begitu, PPNS Seksi Opsdal Yanto Hidayat, mengaku siap apabila pihaknya ditugaskan untuk melakukan pengawasan ke lingkungan masyarakat.

“Kalau saat ini kita belum mendapat arahan dari pimpinan. Tapi, saya pastikan Satpol PP Banjarbaru siap apabila sudah diperintahkan,” ujarnya, saat dihubungi Kanalkalimantan.com

Yanto sendiri meyakini bahwa himbauan tentang larangan menggelar perayaan hari kemerdekaan telah tersampaikan ke pihak Kelurahan maupun ke ranah RT. Maka, seharusnya imbuan ini sendiri telah disosialisasikan masyarakat.

“Seharusnya dari pihak RT sudah menyampaikan ke masyarakat agar tidak menyelenggarkan rangkaian kegiatan lomba, mengingat kondisi pandemi masih rawan penularan,” terangnya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

“Gebrak Masker” Upaya Melawan Covid-19 di Kalsel

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Gerakan Bersama Memakai Masker “Gebrak Masker” akan digelar serentak di Provinsi Kalimantan Selatan. Foto: humpro banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) berpatisipasi dalam kegiatan Gerakan Bersama Memakai Masker “Gebrak Masker” akan digelar serentak di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pada Kamis (13/8/2020) pagi, Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru Hj Eny Apriyati mengikuti rapat pelaksanaan kegiatan, dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah.

Dalam arahannya, Raudatul menyampaikan, salah satu penularan Covid-19 adalah melalui mulut (lewat percikan air ludah) dan hidung, kemudian melewati udara.

“Karena itu mau tidak mau, suka tidak suka kita harus selalu memakai masker, terus patuhi aturan protokol kesehatan serta terapkan selalu prilaku hidup bersih dan sehat agar dapat mencegah Covid-19,” ujarnya. Sehingga maysrakat harus terus diajak melalui Gerakan Bersama Memakai Masker “Gebrak Masker”.



“Kita berharap tidak ada lagi masyarakat yang beralasan tidak memiliki masker. Karena masalah selama ini banyak yang beralasan tidak mampu membeli masker. Setelah kita memberi masker, kita bisa mensosialisasikan gunanya masker, pemakaian masker yang benar,” ujarnya.

Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru Hj Eny Apriyati, melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan pembagian masker kepada masyarakat baik itu di tingkat kecamatan maupun kelurahan.

“Sesuai arahan, kita akan mengadakan rapat bersama instansi terkait mengenai tidak lanjut Gerakan Bersama Memakai Masker di kota Banjarbaru,” ujarnya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->