Connect with us

Kota Banjarbaru

Video Youtuber yang Jadi Kuntilanak Demi Konten

Diterbitkan

pada

Hendri Espihartati diamankan polisi gara-gara aksinya menjadi kuntilanak. Foto: polres banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Hendri Espihartati (36), warga Jalan P.M Noor Banjarbaru, yang berdandan ala kuntinilanak membuat heboh kota Banjarbaru padahal ia melakukan itu hanya untuk membuat konten video untuk channel youtubenya. Berikut video Hendri terkait aksinya tersebut.

Baca: Ingin Viral di Youtube, ‘Kuntilanak Banjarbaru’ Ini Akhirnya Diamankan Polisi

 

Reporter : rico
Editor : KK

 




  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarbaru

Gigit Seorang Anak, Empat dari Puluhan Anjing Liar Berhasil Dibius Tim Animal Rescue

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Evakuasi anjing liar di kawasan jalan Gubernur Soebardjo Banjarmasin yang meresahkan warga. Foto : BPBD Banjarmasin
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sedikitnya ada empat ekor anjing liar yang berkeliaran di kawasan jalan Gubernur Soebarjo, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, dibawa oleh petugas BPBD dari Tim Animal Rescue Kota Banjarmasin, Kamis (24/9/2020) sore.

Evakuasi anjing liar tersebut dilakukan karena sebelumnya Regu III piket siaga BPBD Kota Banjarmasin mendapat informasi adanya kasus anjing liar menggigit seorang anak yang sedang asik bermain di lapangan parkir truk di kawasan tersebut.

Salah seorang anggota Animal Rescue Banjarmasin, Hanafi mengatakan, pada awalnya, pihaknya mendapatkan laporan dari Ketua RT melalui pesanWhatsApp terkait adanya kejadian gigitan anjing tersebut.

Sehingga pihaknya langsung berkoordinasi dengan anggota Animal Rescue Banjarmasin lainnya yang berasal dari Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) DKP3, K-9 Polda, dan BKSDA kemudian menuju ke lokasi yang dilaporkan.



Sesampainya di lokasi laporan, petugas dikagetkan dengan jumlah anjing liar yang berada di lokasi kejadian. “Jumlah anjing liar di sana kurang lebih 20 ekor. Jadi kita langsung bergegas melakukan pemantauan dan menyiapkan peralatan khusus untuk proses evakuasi,” ujar Hanafi.

Dengan memaksimalkan petugas dan peralatan yang ada, pihaknya berhasil mengevakuasi 4 ekor anjing liar dengan proses bius.

“Untuk sisanya nanti akan kita lakukan proses evakuasi kembali, tapi menunggu keadaan tenang dulu, supaya hasilnya lebih maksimal,” ujarnya.

Terkait kondisi korban gigitan anjing, Hanafi menyebut, saat ini si anak masih dalam proses perawatan di rumah sakit. “Beruntung saat diperiksa gigitan anjing tidak terdapat virus rabies. Jadi Insyaallah aman. Kita doakan saja semoga korban cepat sembuh,” tambahnya.

Sedangkan empat anjing yang berhasil dievakuasi akan diserahkan ke tempat karantina milik Tim K9-Polda Kalsel. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarbaru

Sebulan Touring, Biker YVC-I Banjarbaru Ikut Kampanyekan Wisata di Kalimantan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU-Touring Merdeka Yamaha V-ixion Club Indonesia (YVC-I) bertajuk Tapal Batas Merah Putih memberikan kesan mendalam bagi Muhammad Noor Fahmi, biker YVC-I Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin.

Fahmi yang bergabung bersama rekan-rekannya dari YVC-I Region Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Gorontalo tak sekadar menempuh jarak 5.120 kilometer untuk menyambangi wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Aruk, Entikong, dan Badau. Mereka juga mengusung misi mengenalkan banyak destinasi wisata di Pulau Kalimantan.

“Jadi touring ke perbatasan Indonesia-Malaysia ini juga kami selingi dengan menyinggahi tempat-tempat wisata di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Hal ini kami lakukan saat perjalanan pulang dengan tujuan mengenalkan sekaligus membangkitkan kembali gairah pariwisata yang terpuruk akibat pandemi COVID-19. Kami berharap orang-orang bisa datang untuk mengeksplore keindahan wisata di Borneo,” katanya, Kamis (24/9/2020).

Di wilayah Kalimantan Barat, Fahmi dan rekan-rekannya mengunjungi sejumlah tempat wisata diantaranya Teluk Melano, Air Terjun Pancur Aji, Alun-alun Kapuas, Titik Khatulistiwa, Rumah Radang, dan Jembatan Tayan yang merupakan jembatan ketiga terpanjang di Indonesia. Mereka melakukan hal berbeda di setiap tempat yang dikunjungi.



“Banyak hal yang kami lakukan di tempat-tempat tersebut, tak hanya sekadar melakukan swafoto. Di Air Terjun Pancur Aji misalnya, kami melakukan sosialisasi mengenai pentingnya mencegah penyebaran COVID-19 melalui penggunaan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ucapnya.

Di Kalimantan Selatan, tidak banyak destinasi wisata yang dikunjungi. Bersama rekan-rekannya, biker YVC-I Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin itu hanya singgah di tiga tempat wisata, yakni Palagan Sambi, Titik Tiang Pancang Pertama Kota Palangka Raya, dan Taman Pasuk Kameluh.

Perjalanan pun berlanjut ke Kalimantan Selatan. Di Bumi Lambung Mangkurat ini, mereka masih menyempatkan diri untuk singgah di sejumlah tempat wisata seperti Pulau Kembang, Pulau Pinos, Bukit Mawar, Titik Nol Banjarmasin, Tugu Bekantan, dan Bundaran Banjarbaru. Bahkan perwakilan YVC-I Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin bersama member YVC-I Region Kalimantan Selatan-Kalimantan Timur juga sempat merasakan camping semalam di Bukit Batas yang dijuluki ‘Rajat Ampatnya Kalimantan Selatan’.

Touring Merdeka YVC-I bertajuk Tapal Batas Merah Putih ini berlangsung lebih dari sebulan. Mereka berangkat dari Banjarbaru pada 10 Agustus 2020 dan finish di lokasi yang sama pada 17 September 2020.

“Kami benar-benar merasakan arti brotherhood dalam touring ini. Banyak hal kami lalui bersama selama lebih dari sebulan. Hal itu membuat persaudaraan kami terasa sekali. Rasanya berat saat akan berpisah dengan teman-teman,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/rico)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->