Connect with us

Kota Banjarmasin

Walikota Ibnu Sina Bagikan Motor dan Laptop untuk PPL Banjarmasin

Diterbitkan

pada

Walikota Ibnu Sina menyerahkan bantuan motor dan Laptop untuk PPL Banjarmasin Foto : mario
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Sarana dan perasarana penunjang tugas penyuluhan bidang pertanian berupa 8 unit sepeda motor dan 23 laptop dibagikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin, Jumat (9/8). Pembagian tersebut untuk membantu tugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Pada kesempatan tersebut, Ibnu Sina megucapan terimakasih kepada petugas di lapangan yang selama ini sudah membina petani dengan berbagai keterbatasan sarana prasarana.

“Alhamdulillah pada hari ini bisa dipenuhi, untuk kelengkapan kegiatan dan tugas-tugas di lapangan. Manfaatkan dengan sebaik-baiknya, sepeda motor dan laptop yang sudah diberikan untuk menunjang pekerjaan kalian. Tolong fasilitas yang sudah diberikan dipelihara dan dirawat,” katanya di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin.



Penyerahan bantuan dirangkai dengan penandatangan serah terima sepeda motor dan laptop, disaksikan Walikota Banjarmasin. Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan bibit tanaman untuk daerah Kelurahan Sungai Andai, sebanyak 500 bibit tanaman buah berupa, jeruk manis, rambutan antalagi, sirsak madu, sawo, dan belimbing.(mario)

Reporter : Mario
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarmasin

Besok Berakhir, Pemko Banjarmasin Belum Putuskan Status Tanggap Darurat Turun jadi Siaga!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Genangan air masih di temukan di sejumlah lokasi di Banjarmasin Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Pemberlakuan status tanggap darurat di Banjarmasin akan berakhir besok, Kamis (27/1/2021). Namun belum dipastikan, apakah statusnya turun jadi siaga darurat atau tidak.

Hal itu disampaikan Plt Kepala BPBD Kota Banjarmasin Budian Noor. Menurutnya, pemko masih menganalisa apakah akan menurunkan status.

“Mengingat masih ada kawasan tergenang banjir dan masih adanya pengungsi. Kita lihat perkembangannya besok apakah dihapuskan atau ke status siaga darurat,” tuturnya, Rabu (27/1/2021).

Menurutnya sendiri, patokan penetapan status bencana di Kota Seribu Sungai sekarang ini tergantung kondisi genangan di dua kecamatan yang dianggap paling parah,
Seperti di wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur meliputi Sungai Lulut, Pramuka, Ahmad Yani, Manggis, Gatot Subroto, dan Banjarmasin Selatan. Sedangkan wilayah lain, kondisinya sudah kondusif, dengan klasifikasi ketinggian air kawasan tersebut berbeda, tergantung lokasinya.



Ia menegaskan beberapa kebijakan masih berlaku. Mulai dari posko dapur umum dan distribusi bantuan kepada warga terdampak banjir.

“Sekarang kan tinggal di Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan saja. Paling parah ketinggian banjir terjadi di kawasan Simpang Limau, di sana masih selutut airnya. Kalau yang lain kan sudah surut secara drastis,” imbuhnya.

Di tambahkannya juga bahwa dengan adanya pembongkaran bangunan yang menutupi saluran air atau drainase untuk mengalirkan air ke sungai yang lebih besar, yakni Sungai Martapura. “Karenanya saat ini di kawasan Banjarmasin Timur khususnya di wilayah Jalan Pramuka dan Dharma Praja sudah mulai berangsur-angsur turun,” pungkasnya.

Ia juga mengatakan untuk penanganan Pasca Banjir, pihak Pemko Banjarmasin akan fokus pada proses rehabilitasi dan pembersihan sampah, bangunan-bangunan yang terdampak. (Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Donasi Masohi Peduli Bantu Korban Banjir Kalsel  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Lewat Purna Anggota Dewan Kerja (PADK) Pramuka Indonesia, warga Masohi mengamanahkan bantuan sebesar Rp 8.251.500 untuk korban banjir di Kalsel. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggugah warga Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan ikut meringankan beban korban banjir.

Melalui pengumpulan donasi yang dibuka oleh Purna Anggota Dewan Kerja (PADK) Pramuka Indonesia, warga Masohi mengamanahkan sebesar Rp 8.251.500 untuk korban banjir di Kalsel.

“Melalui Masohi Peduli mewakili masyarakat Masohi, Kabupaten Maluku Tengah,  Provinsi Maluku, kami melakukan aksi penggalangan dana guna sedikit membantu saudara saudara kami yang ada di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat,” ungkap Ketua Komunitas, Latifah Hanum.

“Masohi Peduli merupakan gerakan relawan yang terdiri dari pemuda pemudi Masohi yang memiliki niat turut membantu meringankan beban saudara di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat,” lanjutnya.



 

Sementara itu, Sugianto anggota PADK Kalsel masih membuka donasi yang akan menyalurkan bantuan untuk korban terdampak banjir Kalsel.

“Kami ucapkan terimakasih kepada warga Masohi yang turut membantu meringankan beban kami, amanah ini segara kami sampaikan kepada korban terdampak banjir yang memerlukan,” ungkapnya.

“Semoga amal ibadah warga Masohi mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT dan kesejahteraan,  lindungan serta rahmat-Nya. Tidak lupa kami juga mengimbau kepada purna, aktifis dewan kerja Pramuka Indonesia untuk dapat berpartisipasi dalam menanggulangi musibah yang banyak terjadi pada akhir-akhir ini,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/rls)
Reporter: rls
Editor: kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->