Connect with us

Kab. HSU

Warga Alabio Geger Penemuan Mayat Perempuan Usai Berbuka Puasa

Diterbitkan

pada

Penemuan mayat Pari’ah di Desa Sungai Pandan Hulu RT 06, Kecamatan Sungai Pandan Foto : dew

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Usai berbuka puasa, Warga Desa Sungai Pandan Hulu RT 06, Kecamatan Sungai Pandan (Alabio), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), dibuat geger penemuan mayat perempuan di dalam rumah pada Kamis (21/5/2020). Kondisi mayat sudah mulai membusuk saat ditemukan.

Informasi yang dihimpun Kanalkalimantan.com, mayat perempuan tersebut merupakan ibu rumah tangga berusia 49 tahun yang akrab dipanggil Pari’ah yang diketahui tinggal seorang diri.

Penemuan mayat ini berawal ketika warga sekitar mencium bau tidak sedap atau busuk di sekitar rumah Pari’ah. Karena curiga asal muasal sumber bau busuk itu dari rumah tersebut, warga desa dan Kades berinisiatif membuka paksa pintu rumah.

Setelah itu, didapati ada sesosok mayat perempuan di bagian dapur rumah dengan kondisi sudah tak bernyawa. Atas temuan tersebut, Kades serta warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Alabio dan Anggota Alabio bersama warga langsung mendatangi TKP.

Kapolsek Alabio Iptu Agus Sumitro kepada kanalkalimantan.com, Jamat (22/5/2020) mengakui pihaknya telah menerima laporan warga terkait penemuan mayat tersebut. “Pihak keluarga menolak dilakukan Otopsi dan pihak keluarga menyerahkan pemakaman kepada aparat Desa dan warga Sungai Pandan Hulu,” Ujarnya

Dari hasil pemeriksaan di sekitar TKP tidak ditemukan hal mencurigakan yang mengarah ke tindak Pidana. Sehingga kuat dugaan korban meninggal dikarenakan memiliki riwayat penyakit stroke.

Hal ini juga diperkuat dari keterangan anak tiri korban, Yudi yang mengatakan bahwa yang bersangkutan pernah mengalami riwayat penyakit stroke. Selanjutnya mayat almarhumah dimakamkan di kuburan muslim Desa Sungai Pandan Tengah. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : cell

 

Advertisement
Komentar

Kab. HSU

Bupati Wahid Apresiasi Para Kades dalam Upaya Pencegahan Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Wahid mengapresiasi kesigapan kades dalam menjalankan instruksi pencegahan Covid-19 Foto: dew

KANALKALIMANTAN.COM, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid HK memberikan apresiasi para kepala desa (Kades) yang selama ini melakukan pencegahan dan memutus penyebaran covid-19) di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan Wahid saat melakukan konferensi pers di Mess Negara Dhipa, terkait upaya yang telah dilakukan Pemkab HSU melalui gugus tugas covid-19, Rabu (27/5/2020).

Didampingi Kadis Kominfo Adi Lesmana, Kabag Humas dan Protokol Moch Arifil, Ketua Gugus Tugas Covid-19 dan Kadis Kesehatan, Bupati Wahid mengapresiasikesigapan kades dalam menindaklanjuti instruksi Bupati nomor 447.1/104/Diskominfo terkait menyediakan fasilitas cuci tangan bagi masyarakat di setiap RT.

Selain itu, para kades juga diisntruksikan untuk membuat posko siaga covid-19 serta menginformasikan dan mensosialisasikan kepada warga dan juga langkah-langkah pencegahan covid-19.

“Semua kepala desa telah melaksanakan dengan sigap instruksi tersebut, dengan menyediakan fasilitas cuci tangan dan sabun di depan rumah-rumah, fasilitas umum dan juga tempat ibadah serta posko siaga covid-19,” tegasnya.

Ia menambahkan, banyak warga dan juga pemilik toko dengan penuh kesadaran menyediakan fasilitas cuci tangan dan sabun serta himbauan agar memakai masker. Bupati Wahid juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak atas kerjasama dan dukungan serta bantuan fasilitas cuci tangan yang telah diberikan kepada masyarakat. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : Dew
Editor : Chell
Lanjutkan membaca

Kab. HSU

PDP Meninggal Dunia Dinyatakan Positif, Ini Update Covid-19 Tiap Kecamatan di HSU

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Perkembangan kasus terbaru Covid-19 di HSU Foto: gugus tugas

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian Penanganan (P3) Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memastikan bertambahnya jumlah kasus positif menjadi 5 orang. Tambahan kasus berasal dari Pasien Dalam Pemantauan (PDP) meninggal dunia yang hasil uji swab/PCR laboratorium dinyatakan positif Covid-19.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan HSU dr H Agus Fidliansyah, pada Kanalkalimantan.com, Rabu (27/5/2020). Ia mengatakan, PDP tersebut sebelumnya sempat dirawat di RSUD Pambalah Batung Amuntai dengan hasil uji cepat Rapid test reaktif. Namun belum sempat mendapatkan hasil swab/PCR, pasien tersebut telah meninggal dunia. “Ya Swab tadi malam diinformasikan BBTKL” ujarnya.

Terkait penambahan kasus Orang Tanpa Gejala (OTG), Kadinkes HSU menyebut merupakan hasil dari tracing kasus positif. Yakni orang yang pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

Menurutnya, dari 30 orang baru berstatus OTG yang telah menjalani Rapid Test, tiga di antaranya hasilnya menunjukkan reaktif sehingga dilakukan kembali tes swab. Dengan data terbaru tersebut, maka saat ini kasus OTG mengalami penambahan dari sebelumnya 12 kasus ditambah 30 kasus baru, menjadi total 42 kasus.

Meski kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kembali nihil, namun untuk kasus orang dalam pemantauan (OPD) kini menjadi 12 orang, dan orang dengan risiko (ODR) menjadi 2.489 orang.
Berikut rincian update situasi Corona di Kabupaten HSU:
1) Kecamatan Amuntai Tengah: ODP 1, OTG 11, Selesai pemantauan 45 dan 3 positif
2) Kecamatan Amuntai Utara: ODP 1, OTG 1, selesai pemantauan 26
3) Kecamantan Haur Gading: ODP 0, selesai pemantauan 25 orang
4) Kecamatan Amuntai Selatan: ODP kini tercatat 0, selesai pemantauan 11 dan 1 positif
5) Kecamatan Sungai Pandan (Alabio): ODP 0, OTG 30 selesai Pemantauan 7 dan 1 positif
6) Kecamantan Banjang: ODP 0, selesai pemantauan 4
7) Kecamantan Sungai Tabukan: ODP 8, selesai pemantauan 7 orang
8) Kecamantan Babirik: ODP 1, selesai pemantauan 1 orang.

Dari 10 Kecamantan yang ada di HSU, 2 Kecamantan kembali nihil kasus yakni Danau Panggang 1 selesai Pemantauan dan Paminggir dengan selesai pemantauan 2 orang.

Dari data tersebut, Gugus Tugas Covid-19 HSU menghimbau masyarakat untuk dapat melaporkan jika dalam waktu 14 hari terakhir baru datang bepergian dari daerah /wilayah yang terjangkat Covid-19 melalui call center Covid-19 Kabupaten HSU : 08125002649 atau call center masing-masing Poskesmas di Kabupaten HSU. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : Dew
Editor : Chell
Lanjutkan membaca

Kab. HSU

Bersama Lawan Covid-19, Haris Makkie: Ada Daerah yang Sudah Turun Melandai

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel H Abdul Haris Makkie. foto: dew

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan H Abdul Haris Makkie menyebut melalui pendekatan tiap-tiap kabupaten diharapkan nantinya Kalsel tidak ada ledakan kasus positif Covid-19.

Hal tersebut seperti diungkapkan H Abdul Haris saat menggelar monitoring evaluasi (monev) tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (25/5/2020) malam pukul 21.00 wita

Kunjungan monev tim gugus tugas Covid-19 Provinsi Kalsel yang terbilang singkat ini sendiri disambut Kepala BPBD HSU  Sugeng Riyadi, Kepala Dinas Kesehatan dr H Agus Fidliansyah, Wakapolres HSU Kompol Irwan, Dandim 1001 Amt Blg Letkol Inf Ahmad Ali Satiyadi.

monitoring evaluasi (monev) tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (25/5/2020) malam pukul 21.00 wita. foto: dew

Abdul Haris menekankan akan pentingnya koordinasi tiap daerah kabupaten/kota di Kalsel dalam menghadapi bersama sama masalah pandemi Covid-19 ini.

“Ini adalah tunggung jawab kita, pemerintah tidak boleh diam, pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat, itulah yang gubernur tekankan kepada tim gugus tugas Covid-19, tidak ada waktu untuk santai, kita harus bergerak, kita harus menyelesaikan ini semua bersama-sama,” tegasnya.

Selain itu, Haris mengharapkan kabupaten/kota di Kalsel bersama sama, menyelesaikan masalah Covid-19.baik terhadap dampak sosial dan ekonomi.

“Agar ketika kita selesaikan pada puncaknya, kita turunnya sama-sama, jangan sampai ada beberapa daerah sudah turun melandai, namun ada daerah yang muncul kasus baru, itu yang tidak kita inginkan,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie

 

Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->