Connect with us

HEADLINE

Warga Blokir Armada Sampah Melintas di Permukiman, Operasional TPA Banjarbakula Dihentikan

Diterbitkan

pada

Warga Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka saat memblokir jalan menuju TPA Regional Banjarbakula. Foto : rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARBARU, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Banjarbakula telah beroperasi sejak awal April lalu. Meski begitu, masyarakat di Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka masih mengeluhkan armada truk sampah yang menganggu lalu lintas di sepanjang jalan kampung.

Bentuk protes bahkan telah dilancarkan puluhan warga lewat aksi demo dengan memblokir jalan ke TPA agar armada truk pengangkut sampah tak bisa melintas.

Salah satu warga mengatakan kekhawatirannya saat armada pengangkut sampah yang bolak-balik keluar masuk kawasan permukiman warga.

“Truk sampah itu lewat disini kadang dengan kecepatan tinggi. Kami jadinya takut kalau mau nyebrang,” ungkap warga Gunung Kupang, tanpa mau sebutkan nama.



Masyarakat sekitar berharap agar ada akses jalan khusus bagi armada pengangkut sampah menuju ke TPA Banjarbakula. Selama akses jalan itu belum tersedia, warga menyarankan secara tegas untuk menghentikan operasional TPA Regional Banjarbakula.

Saat dikonfirmasi Kanalkalimantan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Ikhlas Indar mengatakan, pihaknya telah menyerap aspirasi dari warga Gunung Kupang tersebut. Ia juga telah membahas masalah ini dengan sejumlah stakeholder.

“Permasalahan ini masih kita rapatkan dengan SKPD di Provinsi maupun di kota Banjarbaru. Sementara itu, operasional di TPA dihentikan sambil mencari solusi bersama,” katanya, Selasa (7/5/2019).

Disisi lain, terkait permintaan untuk membangun akses jalan khusus tentu butuh waktu yang panjang agar bisa direalisasikan, baik itu perencanaan maupun kesiapam anggaran.

“Saya minta warga bersabar, kita akan cari solusinya secepat mungkin,” imbau Ikhlas Indar.

Perlu diketahui, TPA Regional Banjarbakula dibangun sejak 12 Mei 2017 dan telah rampung pengerjaan pada 30 November 2018 dengan anggaran sebesar Rp150 miliar dalam bentuk kontrak tahun jamak (multi years contract) 2017-2018. Anggaran tersebut digunakan untuk pembuatan area tampungan sampah, pembangunan unit pengolahan air lindi, bangunan pencucian kendaraan, garasi, jalan operasional, jembatan timbang, pengadaan aliran listrik, pos jaga, bangunan gerbang TPA, pagar keliling, dan penyediaan air bersih.

TPA Regional Banjarbakula mampu menampung 790 ton per hari timbulan sampah yang dihasilkan oleh 475.000 jiwa di 5 Kabupaten/Kota di kawasan metropolitan Banjarbakula, yakni Kota Banjarmasin (440 ton/hari), Kota Banjarbaru (110 ton/hari), Kabupaten Banjar (70 ton/hari), Kabupaten Barito Kuala (40 ton/hari), dan Kabupaten Tanah Laut (40 ton/hari). Selain itu ,TPA Banjarbakula dikelola Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD). (rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HEADLINE

Pemakaman Standar Protokol Covid-19, Wali Kota Nadjmi Dikebumikan di Taman Makam Bahagia

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Nadjmi Adhani. Foto: dok.pribadi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia di usia 50 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhir dengan status pasien Covid-19, saat sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Pria kelahiran Banjarmasin tersebut telah berjuang melawan infeksi Covid-19 selama lebih dari dua pekan dan pada Senin (10/8/2020) sekitar pukul 02.30 Wita, dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Banjarbaru Dedy Sutoyo, mengatakan bahwa Wali Kota akan dikebumikan di Taman Makam Bahagia, yang berlokasi di jalan A Yani Km 24, Kecamatan Landasan Ulin.

“Beliau akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia. Untuk waktunya, kita masih belum beritahu, karena masih koordinasikan dengan pihak keluarga,” katanya, saat dihubungi Kanalkalimantan.com, Senin dinihari.



Ihwal proses pemakamannya nanti, kata Dedy, tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Mengingat, Wali Kota Banjarbaru meninggal dunia dalam kondisi terpapar Covid-19.

“Tentu proses penguburannya nanti akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Semoga beliau diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala,” lanjut Dedy.

Nadjmi Adhani menjabat Wali Kota Banjarbaru sejak 2016 lalu dan akan mengakhiri masa periode pada 2021 mendatang. Memimpin roda pemerintahan bersama Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, sosok Nadjmi begitu dikenal masyarakat, khusus program inovasi yang digalakkannya selama beberapa tahun terakhir. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

HEADLINE

BREAKING NEWS. Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani Meninggal Dunia

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Foto : dok.pribadi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kabar duka menyelimuti kota Banjarbaru, Senin (10/8/2020) dini hari, Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, meninggal dunia berpulang ke Rahmatullah.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Kepala BPBD Banjarbaru, Zaini Syahranie, melalui keterangan di press room Covid-19 awak media kota Banjarbaru.

“Innalillahiwainnailaihi rojiun, telah meninggal dunia bapak Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, pukul 02.30 Wita di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin,” ujarnya.

Zaini saat dihubungi Kanalkalimantan.com mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah dalam perjalanan menuju rumah sakit. Termasuk, para pejabat pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru.



Sebagaimana diketahui, Nadjmi telah menjalani perawatan selama kurang lebih dua pekan di rumah sakit, setelah dinyatakan terpapar Covid-19 pada Juli lalu.

Pada Minggu (9/8/2020) siang, kondisi kesehatan Nadjmi sempat menurun, lantaran kadar oksigennya dinyatakan rendah. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie



  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->