Connect with us

Kalimantan Selatan

WARNING! Tak Ada Tanda Mereda, Kasus Covid-19 di Kalsel Sentuh Angka 4.069

Diterbitkan

pada

Muhammad Muslim, juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kalsel. Foto : gugus tugas covid-19 Kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Angka kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan tak ada tanda-tanda akan mereda. Sebaliknya Berdasarkan data pada Sabtu (11/7/2020) sore, jumlah kasus positif Covid-19 di Kalsel sudah menembus angka 4.069 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel Muhammad Muslim mengungkapkan, terjadi penambahan kasus baru sebanyak 79 kasus. Dari jumlah temuan kasus baru ini, sembilan kasus merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil laboratorium PCR (polymerase chain reaction).

Terdiri dari empat pasien dari RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin yang semuanya warga kota Banjarmasin, tiga pasien dari RS Bhayangkara Banjarmasin yang terdiri dari dua warga kota Banjarbaru dan satu warga kota Banjarmasin. Serta masing-masing satu pasien dari RS Suaka Insan Banjarmasin dan karantina khusus di Kota Banjarmasin.



“Selebihnya ada 70 kasus ditemukan berdasarkan hasil tracing kontak yang dilakukan oleh petugas surveilans di lapangan. Oleh karena itu, total kasus menjadi 4.069 kasus,” beber Muslim di Banjarbaru, Sabtu (11/7/2020) sore.

 

Dari empat ribu kasus baru ini, 2.575 kasus masih menjalani perawatan. Di mana, 309 kasus menjalani perawatan di beberapa rumah sakit, sedangkan 2.266 kasus lainnya menjalani perawatan pada karantina khusus maupun isolasi mandiri.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini membeberkan, temuan kasus hasil tracing ini didominasi dari kota Banjarmasin sebanyak 61 kasus. Disusul dari Kabupaten Barito Kuala sebanyak enam kasus, serta masing-masing satu kasus dari Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Bumbu.

Kendati temuan kasus belum menunjukkan adanya penurunan, namun Muslim memastikan ada 51 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Sehingga jumlah kasus sembuh dari Covid-19 merangkak menjadi 1.283 kasus.

“51 pasien ini diantaranya berasal dari perawatan karantina di Gedung BPSDMD di Panglima Batur Banjarbaru sebanyak 28 orang. Terdiri dari warga Banjarbaru sebanyak 6 orang, dua orang warga Banjarmasin, 11 orang warga Kabupaten Tapin, tiga orang warga Kabupaten Banjar, lima orang warga Kabupaten Barito Kuala dan satu orang warga Kabupaten Balangan,” jelas Muslim.

Disusul masing-masing satu pasien dari karantina khusus di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan karantina khusus di Kabupaten Banjar, lima orang dari karantina khusus di Kota Banjarmasin, enam orang dari karantina khusus di Kabupaten Tanah Bumbu, empat orang dari isolasi mandiri di Kabupaten Barito Kuala. Serta tiga orang dari karantina khusus di Kota Banjarbaru.

Kasus sembuh sendiri juga disumbang dari perawatan di rumah sakit. Tercatat, ada dua pasien sembuh dari RSUD Ulin Banjarmasin dan satu pasien dari RS Bhayangkara Banjarmasin.

“Oleh karena itu, tingkat kesembuhan semakin meningkat. Kesembuhan hari ini mencapai 31,5 persen dan ada peningkatan jika dibandingkan kemarin sebesar 30,9 persen,” tandas Muslim.

Di samping itu, Muslim memastikan tidak ada penambahan kasus kematian akibat Covid-19. “Pada sore hari ini, tidak ada kasus yang dinyatakan meninggal dunia. Kasus meninggal sendiri semakin menurun dan pada hari ini sebesar 5,2 persen,” pungkas Muslim. (kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter : Fikri
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kalimantan Selatan

WASPADA! Terus Bertambah Covid-19 Kalsel Tercatat 6.238 Kasus

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Data Covid-19 Kalsel per 3 Agustus 2020. Grafis: kanalkalimantan/yuda
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Selatan terus bertambah. Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel mencatat, total kasus keseluruhan merangkak naik menjadi 6.238 kasus.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel Muhammad Muslim mengatakan, dari 6.238 kasus Covid-19 secara keseluruhan, 2.361 kasus diantaranya masih menjalani perawatan.

Jika dipersentasekan ada 37,85 persen kasus positif Covid-19 yang masih dirawat, baik di rumah sakit maupun pusat karantina.

“Penambahan kasus positif Covid-19 hari ini sebanyak 46 orang. Yang didominasi dari Kota Banjarmasin 20 orang, kemudian dari Kabupaten Banjar 8 orang, Kabupaten Tabalong 12 orang dan Kota Banjarbaru 6 orang,” kata Muslim di Banjarbaru.



Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini menambahkan, kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh kembali bertambah. Bahkan jumlahnya melebihi total kasus baru harian.

Sehingga saat ini, sudah ada 3.581 kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Atau sebesar 57,41 persen dari total kasus keseluruhan.

“Pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 55 orang. Mayoritas dari karantina di Kota Banjarbaru sebanyak 38 orang, disusul dari karantina di Kabupaten Hulu Sungai Selatan 10 orang dan karantina di Kabupaten Tabalong 7 orang,” imbuh Muslim.

Muslim juga memastikan tidak ada kasus kematian akibat Covid-19 yang tercatat hari ini. Di mana, jumlahnya masih sama seperti hari sebelumnya, yaitu 296 kasus atau 4,75 persen.

“Tidak ada pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal pada hari ini,” pungkas Muslim. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter: fikri
Editor: bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kalimantan Selatan

Siaga Personel Tanggulangi Kebakaran, Polda Kalsel Operasi “Karhutla Intan 2020”

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar apel siaga “Karhutla Intan 2020”. foto: humas polda kalsel
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar apel siaga “Karhutla Intan 2020”.

Apel kesiapan personel memaksimalkan pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut berlangsung di lapangan Polri jalan A Yani Km 21, Banjarbaru, Senin (3/8/2020).

Inspektur upacara Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH memimpin langsung pelaksanaan kesiapan peronel hadapi Karhutla. Dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono SIK MSi, Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs Djoko Poerbohadijojo Msi bersama personel Polda Kalsel.

Kapolda Kalsel mengatakan, semua personel harus punya tekad agar saling bahu membahu dalam mengendalikan Karhutla di Provinsi Kalsel.



“Apel pagi ini merupakan bentuk tindakan dalam kesiapsiagaan kita dalam menanggulangi bencana Karhutla,” jelasnya.

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar apel siaga “Karhutla Intan 2020”. foto: humas polda kalsel

Ancaman bencana Karhutla dapat mengganggu aktivitas kehidupan masyarakat yang bisa disebabkan oleh faktor alam maupun ulah manusia. Mengakibatkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Pihaknya siap bersinergi dengan semua elemen dalam mengantisipasi kebakaran hutan yang mungkin terjadi saat memasuki musim kemarau saat ini.

“Kami siap bersinergi dengan semua elemen. Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya tanggung jawab Polri maupun TNI dan pemerintah daerah saja, namun juga tanggung jawab bersama seluruh stakeholder,” kata Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel menegaskan, ratusan personil Polri beserta sarana dan prasarana ia kerahkan untuk menanggulangi Karhutla di Kalsel, jumlah tersebut pastinya akan bertambah lagi dengan adanya personel TNI, pemerintah daerah dan Relawan Penanggulangan Karhutla di Kalsel. (kanalkalimantan.com/rls)

Reporter: rls
Editor: kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->