Connect with us

Otomotif

Wow, Mesin V6 dari Mobil Maserati Dicangkok ke Motor

Diterbitkan

pada

Mesin Maserati Dipakai Motor Modifikasi Foto : net
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Dalam dunia modifikasi tidak ada yang mustahil dilakukan. Apa pun ide yang ingin direalisasikan bisa terwujud dengan berbagai cara trik tertentu. Salah satunya modifikasi dapur pacu sebuah motor kustom yang digarap oleh Chris Barber dari Crossberd Cycles.

Mesin buatan Italia memiliki sesuatu yang unik dan memang tak diragukan lagi, sebut saja Ducati, Aprilia, Moto Guzzi dan masih banyak lainnya. Namun kali ini Barber tidak tertarik menggunakan mesin dari kendaraan roda dua sebagai sokongan proyek modifikasi melainkan mesin mobil Italia.

Chris Barber memilih mesin Maserati V6 dengan desain mesin yang lebih kecil jika dibandingkan dengan mesin besar V8 dan V12 dari produk Italia tersebut. Mesin di motor ini pada awalnya digunakan di Maserati Merak dan Citroen SM.

Barber memilih mesin ini karena panjangnya yang sangat pendek yaitu 13 inci dari depan ke belakang. Rantai cam membentang melalui tengah-tengah mesin serta pompa air dan oli internal menjadikan desain ringkas mesin ini sangat cocok untuk sepeda motor.



Karena ini bukan mobil, sisa drivetrain sepeda motor harus disesuaikan dengan mesin Maserati. Barber menggunakan Baker Frankentranny, lengkap dengan kick-start dengan kopling S&S dan rantai penggerak utama khusus. Semua komponen ini berbagi oli dari bak mesin. Sebuah alternator dan rotor Ducati ST2 menjadi sumber daya untuk kunci kontak.

Sisa pengerjaan motor sepenuhnya dibuat khusus di sekitar mesin Maserati yang duduk melintang seperti Moto Guzzi atau Honda CX500. Otolovers bisa melihat lebih detail pengerjaan dan hasil motor ini di situs Crossberd Cycle, siapa tahu bisa menjadi inspirasi modifikasi. (dts/oto)

Reporter:dts/oto
Editor:KK


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Otomotif

Cacat Pompa BBM, Toyota Innova dan Fortuner Kena Recall di Indonesia  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Toyota Kijang Innova Venturer diperkenalkan di Jakarta, Senin (16/1/2017). foto:Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Toyota Innova dan Fortuner termasuk di antara sejumlah mobil Toyota yang kena recall di Indonesia karena ditemukan cacat pada sistem pompa bahan bakar atau fuel pump, demikian diumumkan PT Toyota Astra Motor (TAM) pekan ini.

Sayang Toyota tidak membuka informasi jumlah unit mobil yang terkena penarikan kembali tersebut. TAM hanya mengumumkan tahun produksi dari kendaraan yang di-recall itu.

Toyota Innova, Fortuner, dan Hilux yang kena recall berasal dari tahun 2017 – 2019. Selain itu ada pula Toyota Alphard yang diproduksi di periode 2017 – 2018; FJ Cruiser dari tahun 2013 – 2014; dan Toyota Corolla dari tahun 2018.

“Demi menghindari potensi yang dapat mengurangi kenyamanan dan keselamatan berkendara, maka kami sangat menghimbau para pemilik kendaraan yang dimaksud agar dapat segera mengecek melalui channel komunikasi digital Toyota atau mengecek kendaraannya di bengkel resmi Toyota,” kata Vice President Director PT TAM, Henry Tanoto dalam pernyataan resminya.



Proses pengecekan dan penggantian bisa dilakukan di bengkel resmi Toyota dan tanpa dipungut biaya. Himbauan ini disampaikan Toyota kepada pelanggan melalui surat resmi maupun melalui saluran komunikasi seperti di media massa dan situs resmi perusahaan.

Toyota merekomendasikan para pemilik kendaraan yang termasuk dalam program ini untuk segera mengecek kendaraannya melalui berbagai saluran komunikasi yang disiapkan khusus demi memberikan kemudahan bagi para pelanggan.

Pelanggan bisa menghubungi jaringan outlet resmi Toyota terdekat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, serta dapat menghubungi Toyota Customer Care.

Selain itu, pelanggan dapat juga mengunjungi website resmi Toyota dengan memasukkan nomor rangka dan selanjutnya akan muncul informasi apakah kendaraannya masuk dalam program penggantian fuel pump ini.

Jika kendaraannya masuk ke dalam program ini, maka pelanggan dapat langsung menghubungi bengkel resmi Toyota terdekat atau yang diinginkan, untuk dilakukan pengecekan dan penggantian fuel pump jika diperlukan. (suara.com)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Otomotif

Harga Honda Vario di Jepang Tembus Rp 50 jutaan, Kok Bisa?  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Honda Vario 150 Exclusive Matte Black. Foto: AHM/suara.com
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Saat ini, Honda Vario memang menjadi motor yang cukup populer di kalangan pecinta roda 2 di Indonesia.

Dengan fitur yang sudah cukup melimpah, motor ini menjadi incaran masyarakat.

Honda Vario memang tak hanya dijual di Indonesia saja lho.

Di berbagai belahan negara di dunia Honda Vario ini dijual bebas, termasuk negara produsen motor Honda, Jepang.



Namun di Jepang, harga Honda Vario justru bikin kalian melongo.

Honda Vario di Jepang dibanderol 329 ribu Yen atau setara dengan Rp 45 jutaan.

Harga tersebut belum termasuk pajak. Jika dihitung dengan pajak, harganya menjadi 361,9 ribu Yen atau setara RP 50 jutaan.

Honda Click 150i (endurance.co.jp)

Lho kok malah lebih mahal, padahal kan di negara produsen sendiri?

Usut punya usut, ternyata motor tersebut bukan hasil rakitan dari Jepang, melainkan didatangkan dari Thailand.

Yang mendatangkan adalah Endurance, salah satu importir motor Honda yang berada di Jepang.

Endurance menjelaskan, kalau harga motor impor dari Thailand bisa lebih murah dibanding motor pasar Jepang.

Honda Click 150i (endurance.co.jp)

Namun Endurance memberikan garansi, serta layanan after sales part yang lengkap dibanding importir lain.

Di Jepang, motor ini diberi nama Honda Click 150i. Perbedaaan antara Honda Click 150i dengan Vario 150 versi Indonesia, paling banyak di tampilan.

Misalnya skema warna, lalu Honda Click 150i punya kaliper rem dan sokbreker belakang dan warna merah.

Terakhir, Honda Click 150i tidak pakai dudukan pelat nomor depan, karena tidak diwajibkan di Thailand. (suara.com)

Reporter: suara.com
Editor: kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->