Connect with us

Film

X-Men: Dark Phoenix’ Makin Gelap Penuh Kekacauan

Diterbitkan

pada

Film Dark Phonix yang akan rilis 7 Juni mendatang Foto: net
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Trailer teranyar ‘X-Men: Dark Phoenix’ baru saja dirilis. Cuplikan dalam trailer tersebut menggambarkan momen yang lebih kelam dan mencekam. Dari rentang cerita ‘X-Men: The Last Stand’, ‘Dark Phoenix’ membawa kisah Jean Grey.

Jika trailer pertama masa lalu Jean terungkap, di trailer anyarnya, ‘Dark Phoenix’ menggambarkan Jean Grey yang makin kesulitan mengendalikan kekuatan yang ia miliki. Trailer memperlihatkan kemampuan Jean yang tak terkalahkan. Kemampuan yang juga membuat Magneto terancam.

https://www.youtube.com/watch?v=IKae08TUnCE

Kematian agaknya menghampiri salah satu member X-Men. Kematian tersebut diyakini berkaitan dengan Jean dan kekuatannya yang maha dahsyat. “Aku takut. Ketika aku lepas kendali, hal-hal buruk terjadi pada orang-orang yang kusayangi,” kata Jean di salah satu narasi dalam trailer.

‘Dark Phoenix’ dijadwalkan tayang di musim panas mendatang. Film ini direncanakan rilis pada 7 Juni. Simak trailernya berikut ini.(dth)

Reporter: Dth
Editor: Chell

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Film

De Oost (The East) Sebuah Film Sejarah Kerja Sama Belanda-Indonesia, Bercerita Tentang Kekejaman Westerling

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Karakter Raymond Westerling yang diperankan oleh Marwan Kenzari. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Sineas muda asal Belanda berdarah Maluku-Indonesia, Jim Taihuttu baru saja merampungkan sebuah film sejarah bertema kekejaman Raymond Westerling.

Jim yang juga terkenal sebagai seorang musisi musik EDM bersama grupnya Yellow Claw, berhasil menarik perhatian pecinta film dan kritikus film dengan sebuah karya bertema sejarah kelam penjajahan Belanda atas Indonesia.

Karakter Raymond Westerling yang diperankan oleh Marwan Kenzari. Foto: ist

De Oost (The East) mengambil sudut pandang dari seorang prajurit Belanda bernama Johan, yang diperankan aktor Belanda, Martijn Lakemeier. Johan merupakan tentara Belanda yang berada dalam pasukan di bawah komando Raymond Westerling yang datang ke Indonesia pada 1946. Dalam trailer singkat film De Oost, kita juga diperlihatkan dengan kekejaman yang dilakukan oleh tentara Belanda terhadap rakyat Indonesia.

Pada awalnya, Johan dikisahkan sangat mengagumi gaya kepemimpinan karismatik dari Westerling yang dibintangi oleh pemeran Jafar di film Aladdin (2019). Namun, seiring perang memanas, Johan jadi enggak bisa membedakan batas antara yang baik dan buruk lagi. Hal ini karena Westerling selalu membungkam rakyat Indonesia yang dia anggap pemberontak dengan cara yang kejam dan tanpa ampun.

Sekadar mengingatkan, Raymond Westerling merupakan seorang komandan pasukan Belanda yang memiliki julukan “Si Turki” karena lahir di negara tersebut. Di Indonesia, dirinya dikenal karena tragedi pembantaian Westerling yang merupakan peristiwa pembunuhan terhadap ribuan warga sipil di Sulawesi Selatan pada rentang waktu 1946-1947. Nah, peristiwa tersebut lah yang nantinya bakal diangkat ke dalam filmnya.

De Oost direncanakan tayang pada 10 September mendatang di Belanda. Sekitar 90 persen proses pengambilan gambar dari film ini dilakukan di Indonesia. Berdasarkan daftar pemain film De Oost di IMDb, aktor Tanah Air seperti Lukman Sardi dan Putri Ayudya juga bakal ikut terlibat sebagai pemeran di dalam film ini.

Karakter utama film De Oost ‘Johan’ diperankan aktor Belanda, Martin Lakemeier. Foto: Ist

Sebuah trailer (cuplikan) dari film De Oost ini pun sudah bisa anda saksikan melalui kanal Youtube resmi film De Oost. Cuplikan singkat berdurasi kurang dari 50 detik tersebut dibuka dengan narasi doa oleh karakter bernama Johan (Martin Lakemeier).

Anda pecinta film bertema sejarah? Maka film De Oost adalah sebuah referensi film yang wajib anda tonton. (kanalkalimantan.com/andy)

 

Reporter : Andy
Editor : Bie

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Film

Giliran ‘Black Widow’ Tunda Tayang Perdana Imbas Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Film Black Widow tunda tayang gara-gara covid-19 Foto: cinemablend
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – “Black Widow” adalah film Disney terbaru yang mengubah tanggal rilisnya karena virus corona. Dilansir Variety, Rabu (18/3/2020), film yang dibintangi oleh Scarlett Johansson itu dijadwalkan tayang pada 1 Mei 2020, namun untuk tanggal penayangan barunya belum diketahui.

Disney juga telah menarik drama “The Personal History of David Copperfield yang dibintangi oleh Dev Patel dan “The Woman in the Window” yang seharusnya rilis pada 8 Mei dan 15 April. Kedua film tersebut belum dipastikan tanggal pengganti rilisnya.

Sebelumnya, Disney telah menunda “Mulan”, “The New Mutants” dan “Antlers”. Dengan menangguhkan penayangan “Black Widow”, diharapkan tidak akan mengganggu waktu rilis film besar lainnya.

Langkah ini memang tidak bisa dihindari sejak bioskop di beberapa negara bagian termasuk New York, New Jersey, Ohio, Pennsylvania dan Washington diperintahkan untuk tutup.

“Black Widow” sendiri diperkirakan telah menghabiskan biaya produksi sebesar 150 juta dolar hingga 200 juta dolar Amerika Serikat seperti film Marvel lainnya.

Selain Scarlett Johansson, film ini juga dibintangi oleh Florence Pugh, David Harbour, O-T Fagbenle, William Hurt, Ray Winstone dan Rachel Weisz. Film arahan sutradara Cate Shortland itu mengambil latar kisah setelah kejadian “Captain America: Civil War”.

Sementara itu, beberapa studio juga telah menunda rilis film-film besar seperti Universal dengan “Fast and Furious 9”, MGM dengan “James Bond: No Time To Die” dan Paramount dengan “A Quiet Place 2”.(Kanalkalimantan.com/cel)

 

Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Film

Billie Eilish Curi Perhatian Lewat Aksi No Time To Die

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Billie Eilish membawakan untuk pertama kali lagu tema film ke-25 James Bond, No Time to Die, dalam ajang Brit Awards 2020. foto: dailymail
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Billie Eilish membawakan untuk pertama kali lagu tema film ke-25 James Bond, No Time to Die, dalam ajang Brit Awards 2020 yang dilangsungkan Rabu (19/2/2020) lalu.

Eilish menyanyikan No Time To Die bersama dengan orkestra milik Hans Zimmer dan mantan gitaris The Smiths, Johnny Marr.

Dalam acara penghargaan ini, Eilish menang di kategori ‘International Female Solo Artist’. Ia juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh penggemarnya dengan emosional. “Aku merasa sangat dibenci akhir-akhir ini. Ketika aku berada di atas panggung dan melihat kalian semua tersenyum kepadaku, itu sungguh membuatku ingin menangis. Aku ingin menangis sekarang.” ujarnya.

Penampilan Billie Eilish membawakan No Time to Die ini pun menarik perhatian penonton juga penggemarnya.

Sebelumnya, penyanyi berusia 18 tahun ini mengatakan bahwa ia sangat gugup untuk menyanyikan No Time To Die di Brit Awards 2020. Eilish merasa lagu No Time to Die sangat aneh untuk dinyanyikan di depan umum, ditambah lagi ia harus menyanyikan nada-nada yang belum pernah dinyanyikan sebelumnya.

Dilansir dari NME, pembuatan lagu ini juga melibatkan sang aktor pemeran James Bond, Daniel Craig. “Dia punya andil besar dalam lagu ini,” ujar Eilish.

“Kami belajar dari sini, bahwa ia sangat terlibat. Kami belum bertemu dengannya, tetapi ia harus menyukai lagu ini terlebih dahulu sebelum bisa dilanjutkan.” tambahnya.

Finneas, kakak dari Billie Eilish yang jadi produser lagu ini menambahkan: “Ia harus menyukai lagu ini. Jika Daniel tidak menyukainya, tidak akan jadi.”

Ia juga mengungkap bahwa lagu ini ditulis dan direkam dalam sebuah bus ketika tur di Texas dan menghabiskan waktu tiga hari untuk produksinya. (gid/end/cnnindonesia)
Editor : kk

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->