Connect with us

Kota Banjarmasin

Zainab Meninggal Dunia Akibat Luka Bakar 75 Persen, Dimakamkan Besok

Diterbitkan

pada

kebakaran di pasar Lama menyebabkan seorang korban meninggal Foto: net/ilustrasi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Zainab, korban luka bakar pada kebakaran di Kelurahan Pasar Lama RT 16 dan RT 12 Banjarmasin pada Minggu (15/9) menghembuskan nafas terakhir di RS Ansari Saleh Banjarmasin, pada Senin (16/9) malam.

Salah satu kerabat almarhumah, Habib Salim Alkaff mengungkapkan, saat ini jenazah Zainab tengah dalam perjalanan menuju rumah duka yang letaknya dekat dengan Mesjid Jami, Kelurahan Sungai Jingah Banjarmasin.

“Sedang dalam perjalanan menuju rumah bibinya di dekat rumah Guru Zuhdi. Di belakang Mesjid Jami,” ucap Habib Salim kepada Kanalkalimantan.com melalui sambungan telepon, Senin (16/9) malam.

Menurut Habib Salim, luka bakar yang dialami Zainab pasca kebakaran cukup parah. “Luka bakarnya itu kalau menurut dokter sudah mencapai 75 persen. Rencana besoknya mau dioperasi, mau dibikinkan saluran pernapasan, karena (luka di) mukanya cukup parah,” tambah Habib Salim.



Rencananya, Zainab dimakamkan di pemakaman keluarga yang tak jauh dari Mesjid Jami Banjarmasin pada Selasa (17/9) besok.

“(Lokasi pemakamannya) melewati kuburan muslimin kan belok kiri. Nah ini terus saja, ada di sebelah kanan. Di samping rumah Sekda (Kota Banjarmasin),” tutup Habib Salim.

Diketahui, peristiwa kebakaran di Kelurahan Pasar Lama Banjarmasin menghanguskan sedikitnya 17 buah di Kelurahan Pasar Lama Banjarmasin hangus terbakar. Dengan rincian, di Jalan Sulawesi Gang Musyawarah RT 16 sebanyak 12 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak ringan.

Sementara, di Jalan Antasan Kecil Barat Gang Mekarsari RT 12 sebanyak 2 rumah rusak berat dan 1 rumah rusak ringan. Jika diakumulasi, sebanyak 25 kepala keluarga dan 82 jiwa kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran yang penyebabnya masih diselidiki pihak berwajib. (fikri)

Reporter : Fikri
Editor : chell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Banjarmasin

Besok Berakhir, Pemko Banjarmasin Belum Putuskan Status Tanggap Darurat Turun jadi Siaga!

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Genangan air masih di temukan di sejumlah lokasi di Banjarmasin Foto: putra
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN– Pemberlakuan status tanggap darurat di Banjarmasin akan berakhir besok, Kamis (27/1/2021). Namun belum dipastikan, apakah statusnya turun jadi siaga darurat atau tidak.

Hal itu disampaikan Plt Kepala BPBD Kota Banjarmasin Budian Noor. Menurutnya, pemko masih menganalisa apakah akan menurunkan status.

“Mengingat masih ada kawasan tergenang banjir dan masih adanya pengungsi. Kita lihat perkembangannya besok apakah dihapuskan atau ke status siaga darurat,” tuturnya, Rabu (27/1/2021).

Menurutnya sendiri, patokan penetapan status bencana di Kota Seribu Sungai sekarang ini tergantung kondisi genangan di dua kecamatan yang dianggap paling parah,
Seperti di wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur meliputi Sungai Lulut, Pramuka, Ahmad Yani, Manggis, Gatot Subroto, dan Banjarmasin Selatan. Sedangkan wilayah lain, kondisinya sudah kondusif, dengan klasifikasi ketinggian air kawasan tersebut berbeda, tergantung lokasinya.



Ia menegaskan beberapa kebijakan masih berlaku. Mulai dari posko dapur umum dan distribusi bantuan kepada warga terdampak banjir.

“Sekarang kan tinggal di Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan saja. Paling parah ketinggian banjir terjadi di kawasan Simpang Limau, di sana masih selutut airnya. Kalau yang lain kan sudah surut secara drastis,” imbuhnya.

Di tambahkannya juga bahwa dengan adanya pembongkaran bangunan yang menutupi saluran air atau drainase untuk mengalirkan air ke sungai yang lebih besar, yakni Sungai Martapura. “Karenanya saat ini di kawasan Banjarmasin Timur khususnya di wilayah Jalan Pramuka dan Dharma Praja sudah mulai berangsur-angsur turun,” pungkasnya.

Ia juga mengatakan untuk penanganan Pasca Banjir, pihak Pemko Banjarmasin akan fokus pada proses rehabilitasi dan pembersihan sampah, bangunan-bangunan yang terdampak. (Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell

 

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kota Banjarmasin

Donasi Masohi Peduli Bantu Korban Banjir Kalsel  

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Lewat Purna Anggota Dewan Kerja (PADK) Pramuka Indonesia, warga Masohi mengamanahkan bantuan sebesar Rp 8.251.500 untuk korban banjir di Kalsel. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggugah warga Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan ikut meringankan beban korban banjir.

Melalui pengumpulan donasi yang dibuka oleh Purna Anggota Dewan Kerja (PADK) Pramuka Indonesia, warga Masohi mengamanahkan sebesar Rp 8.251.500 untuk korban banjir di Kalsel.

“Melalui Masohi Peduli mewakili masyarakat Masohi, Kabupaten Maluku Tengah,  Provinsi Maluku, kami melakukan aksi penggalangan dana guna sedikit membantu saudara saudara kami yang ada di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat,” ungkap Ketua Komunitas, Latifah Hanum.

“Masohi Peduli merupakan gerakan relawan yang terdiri dari pemuda pemudi Masohi yang memiliki niat turut membantu meringankan beban saudara di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat,” lanjutnya.



 

Sementara itu, Sugianto anggota PADK Kalsel masih membuka donasi yang akan menyalurkan bantuan untuk korban terdampak banjir Kalsel.

“Kami ucapkan terimakasih kepada warga Masohi yang turut membantu meringankan beban kami, amanah ini segara kami sampaikan kepada korban terdampak banjir yang memerlukan,” ungkapnya.

“Semoga amal ibadah warga Masohi mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT dan kesejahteraan,  lindungan serta rahmat-Nya. Tidak lupa kami juga mengimbau kepada purna, aktifis dewan kerja Pramuka Indonesia untuk dapat berpartisipasi dalam menanggulangi musibah yang banyak terjadi pada akhir-akhir ini,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/rls)
Reporter: rls
Editor: kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->